analisa bisnis ikan gurami

keuntungan usaha bididaya ikan gurami sangat menggiurkan,menjanjikan dan berprospek,untuk itu sebelum terjun ke usaha budidaya benih gurami ini,tidak ada salahnya calon budidaya benih gurami menganalisa keuntungan maupun kerugian usaha benih gurami,hal ini untuk meminimalisir jika adanya kerugian dalam usaha budidaya benih gurami.

 

Sebelum menganalisa usaha pembesaran ikan gurame alangkah baiknya kita mengetahui ukuran ikan gurame yang di tebar dan Cara penebaran Gurame agar tidak mudah sttres.

Pemilihan benih gurame untuk pembesaran baiknya ukuran jempol sampai 3 jari di sesuaikan pengalalaman dan cara merawat yang makasimal oleh petani.hal ini di karenakan ikan yang sudah besar akan lebih kuat dari serangan penyakit.

Cara penebaran gurami adalah sebagai berikut ini :

1. Usahakan 1hari sebelum diangkut dari petani, bibit gurami puasa makan pellet selama 1 hari.

2. Setelah ditebar dikolam yang baru, gurami juga puasa 1 hari sehingga total gurami puasa selama 2 hari.

3. baru pada hari selanjutnya gurami siap di beri pellet  dengan campuran 1sendok madu,1sendok gula dan 2sendok susu untuk suplemen,pemberian supleman terserah anda kadang di beri kadang tidak..

Hal diatas dimaksudkan agar gurami tidak mengalami stress dilingkungannya yang baru. Karena kalo baru ditebar ke kolam yang baru trus dikasih pellet, dijamin ikan gurami tidak akan memakannya. Karena gurami masih mengalami stress dilingkungannya yang baru

Analisa Usaha Budidaya Ikan Gurami

Modal :

1.Kolam Tanah : Tanah ukuran 8 X 10 x 1 = 80 M2

2.Bibit gurami : 1600 @Rp 2000/ekor.

3.Pelet : 24 sak dengan harga Rp 210.000/sak. ( per 200 ekor butuh 3sak )

4. obat – obatan Rp 400.000,-

 

Catatan :

* ikan gurami bibit ukuran rokok

* Untuk Pelet setiap 200 ekor minimal 3 sak pelet, untuk kelipatannya tinggal di kalikan

* Tebar Maksimum 20 ekor / M

 

Analisa usaha

Modal Tidak Tetap

Bibit gurami    Rp 2000,-       1600 ekor     Rp. 3.200.000,-

Pakan  Rp 210.000,- 24 sak           Rp. 5.040.000,-

Obat/prebiotik          Rp 400.000,-            1 Panenan       Rp.     400.000,-

Total pengeluaran                 Rp. 8.640.000,-

 

Pemasukan/panen :

Asumsi dalam 10 bulan bobot ikan mencapai 1Kg dengan harga Rp 20.000,-/Kg. dengan  angka kematian mencapai 10 %

Maka sisa gurami yang di panen adalah1600 -( 10% x 1600 ) – 1440

Panen : 1440 ekor X Rp 20.000,- = Rp 28.800.000,-

 

Keuntungan : Panen – Pengeluaran

: Rp 28.800.000 – 8.640.000 = Rp 20.160.000,-

Angka diatas merupakan angka perkiraan yang hasil tepatnya tergantung bagaimana pemeliharaan, berapa harga pakan di tiap daerah serta harga ikan di daerah tersebut.

 

Data di atas menjelaskan bahwa dalam satu kolam maka anda membutuhkan dana modal tidak tetap sebesar Rp. 8.640.000, ( belum termasuk pembuatan kolam sekitar Rp. 2.000.000 ) dengan keuntungan yang di peroleh Rp 20.160.000,-. untuk satu kolam. Angka yang fantastis.

 

Apakah kini anda tertarik untuk usaha benih ikan gurami?

 

Anda bisa mencobanya dengan mejalankan usaha rumahan ini di pekarangan anda, atau jika anda memiliki modal minim anda bisa memulainya dengan membudidayakan gurameh ukuran biji oyong di terpal dengan estimasi modal sekitar Rp. 600.000, – dan keuntungan 200rb – 300rb.

Semoga bermanfaat

kemudahan budidaya ikan gurami

Nilai jual ikan gurami merupakan yang paling unggul dibandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya . Keunggulan ini dikarenakan rasanya yang enak dan gurih sehingga banyak masyarakat yang menggemari ikan gurami ini. Masyarakat bahkan rela merogoh koceknya dalam-dalam agar bisa menikmati hidangan ikan gurami ini bersama dengan keluarga. Tidak seperti ikan air tawar lainnya, pengembang biakkan ikan gurami tergolong lamban.

Selain itu Salah satu keunggulan gurami adalah bisa dikembangkan di lahan luas maupun sempit, di sawah maupun teras rumah, di desa maupun kota. Di kolam bak, tanah, maupun terpal. Dengan air irigasi maupun air sumur.

Jadi bisa diaplikasikan di desa untuk pembesaran, sedang di kota yang lahannya sempit untuk pem benih an gurami dan pem bibit an ikan gurami . untuk masalah sirkulasi air biasanya digunakan aerator seperti penggunaan di Aquarium

dan untuk air tidak perlu sering diganti karena sudah ada sirkulasi dengan penggunaan aerator

Konsentrasi oksigen terlarut sangat penting bagi parameter kualitas air karena dibutuhkan dalam berbagai aktifitas fisik ikan. Kandungan oksigen optimum yang dapat menunjang pertumbuhan ikan gurami adalah 2 mg/l

Gurami tergolong ikan yang sangat peka terhadap perubahan suhu, gurami tergolong ikan yang peka terhadap suhu rendah sehingga jika suhu perairan lebih rendah daripada kisaran suhu optimal, gurami tidak akan produktif. Ikan mempunyai batas suhu tinggi dan rendah serta suhu optimal untuk pertumbuhan, inkubasi telur, konversi makanan dan resistensi/ketahanan terhadap penyakit tertentu. Batas optimim suhu sangat bergantung pH, kandungan oksigen dan faktor lain seperti ketinggian tempat, kedalaman air dan cuaca. Suhu optimal untuk pertumbuhan adalah 25 C s.d 30 C.

Ikan gurami dapat tumbuh dengan baik pada perairan dengan kisaran pH 5 s.d 10. Namun pH optimum yang dapat menunjang perkembangan dengan baik adalah 6,5 s.d 8,5 Cara menetralkan pH yang terlalu asam dilakukan dengan penambahan kapur (CaCO3) atau soda kue ke dalam air dan jika terlalu basa dilakukan dengan penambahan asama fosfor.

Kita asumsikan Kolam ukuran 2×1 m2 misalnya, bisa diisi benih harga @Rp 300 sebanyak 1.500 ekor. Modalnya cukup Rp 450 ribu ditambah pakan dan probiotik selama sebulan Rp 50 ribu. Total modal hanya Rp 500 ribu. ”Sebulan kemudian bibit sudah bisa dijual seharga @Rp 700,- dengan asumsi hidup 75%, hasil penjualan yang didapat Rp 1.125 ekor x Rp 700,- = Rp 750.000,-. Keuntungannya lumayan besar. Jika kita punya 4 kolam kecil saja, ini bisa menjadi Penghasilan sampingan yang cukup. Karena budidaya gurami ini teknisnya sederhana dan perputaran roda ekonominya bisa dibilang cepat dan tidak membutuhkan banyak waktu, maka pengelolaannya bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga,”

Anda tertarik untuk budidaya benih ikan gurami?

 

PENETASAN teler gurami  dan pemeliharaan larva gurami termasuk mudah untuk dipelajari. pem benih an ikan gurami merupakan pilihan yang tepat. Banyaknya pelatihan-pelatihan, buku-buku dan dan para ahli membuat kita bisa cepat belajar. Namun, bukan berarti tidak ada kelemahan pada cara budidaya penetasan telur gurami  ini, tetap ada kendala dan kesulitan yang akan kita hadapi. Karena kondisi lingkungan yang berbeda belum tentu keberhasilan yang kita dapat akan sama.

Contohnya ketersediaan air alami dan suhu di tiap daerah ber beda beda. Oleh karena itu kita sesuaikan dengan kemampuan kita dan jika bisa kita mungkin akan menemukan cara yang berbeda sehingga kelemahan dan kendala yang kita hadapi dapat kita minimalisir.

Banyak – banyaklah belajar dan bertanya pada pakar maupun peternak ikan gurami yang sudah berpengalaman sebelumnya. Tidak ada salahnya kita mengikuti seminar yang biasanya diadakan di masyarakat setempat. Karena bisnis benih gurami ini tidak akan ada habisnya, masih banyak peternak yang kesulitan memenuhi permintaan pasar ikan  benih gurami yang membludak .

Semoga bermanfaat

supleman herbal untuk benih gurami

PEMBERIAN SUPLEMEN ALAMI UNTUK BENIH IKAN GURAMI
 
apa itu suplemen?
suplemen dengan kata lain vitamin ini ber tujuan agar benih ikan gurami sehat tidak gampang terkena serangan penyakit,lahap makan dan dapat tumbuh dengan cepat.
Dengan mengetahui peran maupun fungsi pakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ikan, maka keberhasilan budidaya ikan dapat dicapai secara optimal. Pakan ikan berkualitas akan meningkatkan kesehatan serta mempercepat pertumbuhan, sehingga produksi budidaya ikan akan lebih meningkat dan sudah barang tentu keuntungan yang didapat juga lebih tinggi.
 
Suplemen  untuk  ikan merupakan hal yang perlu di ketahui bagi pembudiya benih ikan gurami, karena dalam pemeliharaan ikan ini ada 2 hal yang perlu dijaga yaitu, makanan yang berkualitas serta ekosistem kolam yang harus baik. sisa pakan dan kotoran serta faeces oelh bakteri tertentu dapat diubah menjadi gas  ammoniak, H2S dan gas methan, dimana kehadiran gas-gas ini didalam kolam bisa meracuni kolam dan menghambat pertumbuhan          ( inhitoring factor) sehingga benih ikan gurami menjadi sulit tumbuh,dengan adanya suplemen untuk ikan gurami ini maka inhitoring factor ini akan ditekan. 
 
Agar pakan buatan yang diberikan dapat mendukung serta mengoptimalkan perkembangan maupun pertumbuhan ikan budidaya, sebaiknya pembuatan pakan ini harus berorientasi menghasilkan pakan ikan gurami yang berkualitas, yaitu pakan yang disukai, mudah dicerna, serta dapat memenuhi standar kebutuhan nutrisi ikan. Untuk menghasilkan pakan ikan gurami yang berkualitas tersebut perlu ada tambahan untuk suplemen benih ikan gurami.
 
Kebutuhan suplemen atau nutrisi ikan gurami secara alami sudah tersedia, baik di kolam maupun di perairan lain. Pada usaha budidaya ikan secara tradisional, kebutuhan suplemen / nutrisi ikan dapat dipenuhi oleh pakan alami dari kolam itu sendiri. Akan tetapi pada skala usaha agribisnis budidaya ikan secara intensif, ketersediaan pakan alami tersebut sudah tidak mampu lagi menopang pertumbuhan maupun perkembangan ikan secara optimal, mengingat kepadatan populasi pemeliharaan ikan sangat tinggi.
 
PEMBERIAN SUPLEMEN / NUTRISI
 
Sama seperti pada usaha pembenihan, usaha pembesaran ikan gurami juga memerlukan suplemen untuk meningkatkan selera makan ikan gurami serta agar benih ikan gurami tidak mudah terserang penyakit.
 
Suplemen herbal atau nutrisi alami yang mudah di temukan yaitu.
  • Gula
  • Susu
  • Madu
 
 Bahan  gula, susu, atau madu sebagai supleman / nutrisi alami  dengan cara dicampurkan dengan pelet. Takarannya, sama dengan suplemen yang diberikan pada pakan benih, yaitu:
1 sdm gula, 1 sdm madu, atau susu kental manis untuk 1 kg pelet.
Untuk satu kali masa produksi ikan konsumsi dari 3.000 ekor benih yang setara 1 ton ikan gurami , susu yang terpakai hanya dua kaleng. Sementara itu, madu sebanyak 1 botol dan gula pasir hanya butuh 1,5kg. pemberian suplemen harus diselang-seling, kadang diberi kadang tidak.tergantung pada Anda. Jika Anda ingin cepat, suplemen harus diberikan setiap hari.
 
Semoga bermanfaat
 

pengiriman benih gurami ke tanjung playu batam

Pengiriman benih gurami jumlah 7000 benih ke tanjung playu batam

benih gurami yang dikirim berukuran ember grading 3-5.

 

Tujuan pengiriman benih ikan gurame  atas nama  bapak joko

Pengiriman hanya bandara ke bandara artinnya pembeli harus mengambil benih ikan gurami di bandara batam.

Pengiriman benih gurami ke bandara batam dari mulai pengemasan sekitar jam 05.00 wib estimasi sampai batam jam 16.00 wib dengan rute jogja-jakarta-batam.

Dikarenakan di ckg terkena delay pukul 17.30 wib baru sampai arport batam

Alhamdulillah pengiriman benih gurami tujuan batam dapat diterima dengan baik,semoga bermanfaat dan berkah.

Kami memang sudah sejak sekitar tahun 2012 malakukan pengiriman benih ikan gurami tujuan batam, benih yang kami kirim atara lain benih lele gurami /gurame,nila moonosek /jantan merah atau hitam dengan berbagai jenis bibit unggul,patin,graskap,bawal,benih ikan mas,benih koi,benih arwana,benih ikan gabus,benih sidat,belut,cupang dll.

Saran,kritik dan Berbagai cara dalam pengiriman demi pengiriman membuat kami  terus belajar untuk berbenah lebih baik dalam pemberokan serta pengemasan benih ikan untuk pengiriman luar jogja maupun luar jawa.kami akan terus meningkatkan pelayanan yang lebih baik dalam menyediakan benih benih yang sehat,ukuran yang seragam dan berkwalitas sehingga benih benih tersebut dapat mudah beradaptasi di lingkungan yang baru.

Bagi anda yang mayarakat batam yang membutukan benih ikan lele,gurame,nila,bawal,ikan mas,koi,patin,benih ikan gabus,benih arwana,benih sidat,cupang,belut dll.kami siap membantu.

Semoga bermanfaat

 

makanan pokok ikan gurami

 Perlu diketahui bahwa ikan gurami diberi makan 2x sehari dengan pellet yang mengandung protein 25% sampai dengan 30 %. Frekuensi pemberian makan lebih ikan gurami baik dalam frekuensi yang banyak tetapi dalam jumlah sedikit-sedikit daripada dalam frekuensi sedikit tetapi jumlahnya banyak.

Selain Pelet makanan untuk ikan gurami bisa ditambahkan daun-daunan dan sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan

Makanan Yang Tepat Untuk Budidaya Ikan Gurame

Seperti dikatakan bahwa Gurami adalah mahluk Vegetarian, Keuntungannya segala macam daun-daunan yang lembut strukturnya bisa buat pakan ikan gurami dewasa.

Petani-petani gurami bisa menjemur daun-daun dahulu yang akan diberikan kepada ikan gurami, sehingga daun tersebut layu, dengan demikian getah yang beracun bisa dinetralisir.

Daun talas/keladi atau sente  yang tua, biasanya seberapapun makanan ini diberikan, akan ditarik-tarik oleh gurami sampai tinggal tulang-tulangnya. Dianjurkan menanam sendiri talas ini di tegalan kolam, dihalaman rumah, karena gurame suka dengan daun ini.

berikut daun daun yang bisa buat pakan benih ikan gurami

  • Daun ketela Singkong
  • Daun Kangkung
  • Daun ubi jalar 
  • Ketimun
  • Toge
  • Labu
  • Talas

pelet buatan sendiri lebih eknomis

Beberapa peternak membuat sendiri pelet yang terdiri Katul, tepung ikan, bungkil kedelai, protein Tepung Daging dan tambahan 10 tablet anti biotik untuk per 100 kg pelet.

jagung rebus

Jagung rebus. Sangat baik untuk mempercepat kematangan “gonade” sehingga memperpendek waktu pemijahan. Jumlah jagung rebus yang diberikan 3-5% berat badan induk. telur yang matang pada usia 45-60 hari bisa diperpendek menjadi 25-30 hari.

Cara pemberiannya dengan menempatkan jagung pada anyaman bambu 0,5 x 0,5 meter, lalu ditenggelamkan sekitar 15 cm dengan jarak 0,5 m dari pinggir kolam. Pilih tempat yang terlindung dan tempat ikan berkumpul.

Sekalipun kita beranggapan bahwa gurami adalah mahluk vegetarian, tetapi mereka tidak menolak anak semut (kroto), dedak, ampas tahu, bungkil kacang..

semoga bermanfaat.

persiapan kolam untuk budidaya nila

peluang bisnis budidaya ikan nila masih terbuka lebar . dalam berbudidaya ikan nila tidak begitu sulit seperti apa yang selalu kita pikirkan. dalam berbudidaya ikan nila kita tidak harus menggunakan lahan yang luas untuk membuwat kolam yang besar cukup menggunakan kolam yang terbuat dari terpal kita sudah dapat berbudidaya ikan nila.

 

tidak hanya itu waktu yang kita perlukan pun sangat sedikit hanya memerlukan waktu ketika kita santai. penghasilan yang didapatkan pun begitu menggiurkan,bagi yang minat budidaya ikan nila, semoga tulisan ini bermanfaat atau jadi refrensi

 Ikan nila merupakan jenis ikan untuk konsumsi dan hidup di air tawar. Ikan ini cenderung sangat mudah dikembangbiakkan serta sangat mudah dipasarkan karena merupakan salah satu jenis ikan yang paling sering dikonsumsi sehari-hari oleh Masyarakat. Dengan teknik budidaya yang sangat mudah, serta pemasarannya yang cukup luas, sehingga budidaya ikan nila sangat layak dilakukan, baik skala rumah tangga maupun skala besar atau perusahaan.

Terdapat beberapa jenis nila yang dikenal di masyarakat, antara lain: nila biasa, nila merah (super,larasati),nila hitam, nila nirwamn, nila gesit, dan nila gift

Persyaratan Lokasi Budidaya Ikan Nila

  • Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.
  • Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.
  • Ikan nila cocok dipelihara di dataran rendah sampai agak tinggi (500 m dpl).
  • Kualitas air untuk pemeliharaan ikan nila harus bersih, tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik. Kekeruhan air yang disebabkan oleh pelumpuran akan memperlambat pertumbuhan ikan. Lain halnya bila kekeruhan air disebabkan oleh adanya plankton. Air yang kaya plankton dapat berwarna hijau kekuningan dan hijau kecokelatan karena banyak mengandung Diatomae. Sedangkan plankton/alga biru kurang baik untuk pertumbuhan ikan. Tingkat kecerahan air karena plankton harus dikendalikan yang dapat diukur dengan alat yang disebut piring secchi (secchi disc). Untuk di kolam dan tambak, angka kecerahan yang baik antara 20-35 cm.
  • Debit air untuk kolam air tenang 8-15 liter/detik/ha. Kondisi perairan tenang dan bersih, karena ikan nila tidak dapat berkembang biak dengan baik di air arus deras.
  • Nilai keasaman air (pH) tempat hidup ikan nila berkisar antara 6-8,5. Sedangkan keasaman air (pH) yang optimal adalah antara 7-8.
  • Suhu air yang optimal berkisar antara 25-30o C.
  • Kadar garam air yang disukai antara 0-35 per mil.

 

Selanjutnya persiapan kolam sebelum benih di tebar,hal ini dirasa sangat perlu untuk dipersiapkan

 

 Persiapan Kolam

Kolam adalah salah satu hal yang paling penting untuk membudidayakan ikan nila. Kolam sebagai tempat pembiakan ikan nila perlu dipersiapakan secara maksimal, dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

Pengeringan kolam;

Perbaikan pematang, saluran pemasukkan dan pengeluaran;

Pengapuran dengan ukuran 25-1000 gram/m2;

Pemupukan dengan pupuk kandang 500 gram/ M2, urea 15 gram/ m2 dan TSP gram/ m2.;

Pengisian air kolam;

Dapat dilakukan penyemprotan dengan pestisida;

Untuk mencegah h.ewan/ ikan lain masuk, maka dapat dipasang saringan pada pintu masuk air;

Masukkan air sampai kedalaman 80 – 150 cm, kemudian tutup pintu pemasukkan dan pengeluarannya, biarkan air tergenang;

Penebaran Ikan Nila dilakukan setelah 5 – 7 hari pengisian air kolam.

Setelah tahapan proses persiapan kolam terlaksana dengan baik, maka pada hari yang kelima samapai hari ketujuh setelah masa pengisian air kolam dilakukan akan dilakukan penebaran benih ikan nila. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ukuran benih ikan yang disebarkan hendaknya berukuran antara 8-12 cm atau dengan ukuran berat 30 gram/ekor dengan pada tebar sekitar 5-10 ekor/m2. Pemeliharaan ikan nila dilakukan selama 6 bulan atau hingga ukuran berat ikan nila sudah mencapai 400-600 gram/ekor.

Semoga bermanfaat

budidaya ikan nila kolam terpal

Ingin usaha sampingan budidaya nila kolam terpal?

Usaha ini terhitung modal ringan dan bisa memanfaatkan pekarangan rumah yang tek terpakai.

budi daya nila di kolam terpal akhir-akhir ini banyak di minati karena penggunaan kolam terpal ini bisa lahan yang terbatas maupun yang luas. Budidaya ikan nila dengan memanfaatkan pekarangan rumah jika dilakukan secara tepat dapat menghasilkan keuntungan.

 

Seperti yang kita tau, ikan nila merupakan ikan yang sudah popular dan juga sudah memasyarakat, hampir semua orang sudah pernah melihat apa dan seperti apa ikan nila itu. Ikan nila menjadi salah satu pilihan yang digemari terutama buat penggemar ikan air tawar.

Bila anda tinggal jauh dari pesisir pantai, tentu mendapatkan ikan laut bukanlah hal yang gampang. Selain itu tidak semua daerah dapat memperoleh ikan laut dengan mudah, nah salah satu alternatif adalah ikan air tawar. Ikan nila memiliki nilai gizi tinggi dan juga merupakan jenis ikan yang gampang untuk dipelihara.

Budidaya ikan nila dapat dilakukan di pekarangan rumah, dengan menggunakan media terpal. Cara ini sangat murah dan juga mudah dilakukan. Bisa juga dijadikan alternatif buat membudidayakan ikan selain ikan nila, seperti ikan lele, ikan mas, atau bahkan ikan hias. Baik pemula ataupun peternak ikan yang sudah professional dapat mencoba untuk budidaya ikan nila menggunakan media terpal.

Pembuatan kolam nila menggunakan terpal ini juga tidaklah terlalu rumit, dan tentu saja biayanya lebih murah bila dibandingkan kolam yang dibuat menggunakan beton ( kolam permanen ). Cara Membuat Kolam Budidaya Ikan Nila Menggunakan Terpal di atas permukaan tanah dapat anda KLIK DI SINI

Cari posisi tanah yang langsung terkena sinar matahari dan cukup luas untuk pembuatan kolam. Gali tanah sesuai dengan luas kolam yang anda inginkan dengan kedalaman ± 50 cm jika ingin buat kolam terpal dinding tanah untuk cara lengkapnya KLIK DI SINI<

Budidaya ikan nila memerlukan kualitas air yang bagus Setelah kolam terpal jadi, hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan nila adalah air.

Sumber air yang akan kita gunakan haruslah air yang bersih, dapat berupa air sumur, air PAM, air hujan yang ditampung, dan lain-lain yang layak digunakan. Lebih ideal lagi jika kolam terpal mendapat pasokan dari sungai, saluran irigasi, waduk, atau danau. produksi hasil dan panen lebih baik dan mudah dibanding dengan kolam biasa. dalam kolam tanah pada umumnya dimana nila jantan dan betina bersama-sama dapat dengan mudah untuk berkembang biak dan tak terkendali jumlahnya. pemeliharaan dalam kolam semen dengan kepadatan yang tinggi prilaku untuk berkembang biak alami akan terganggu.

Ikan nila dewasa lebih memiliki energi untuk tumbuh ketika mereka tidak perlu bersaing makanan dengan keturunan mereka. Anda tertarik mencoba budidaya ikan nila? Tak ada salahnya anda mencoba teknik kolam terpal, selain murah, bisa dilakukan dipekarangan rumah, dan juga hasil panen ikan kita tidak berbau lumpur. Selamat mencoba teknik budidaya ikan nila menggunakan kolam terpal

 Semoga bermanfaat

pemeliharaan larva benih gurami setelah menetas dari telur

Memelihara gurame dari telor memang suatu hal yang kadang membingungkan. Perlakuan yang tidak cocok dengan kondisi ikan akan menyebabkan kematian larva gurame, Dengan adanya kendala tersebut maka sering kali terjadi keterbatasan produksi benih gurami sehinga menimbulkan tidak seimbangnya antara permintaan dan stock benih yang ada. Untuk mengatasi hal itu perlu pengelolaan benih gurami secara intensif  dan teknis yang lebih teratur. Kiranya tepat apabila bisnis pembenihan gurami yang ada sekarang ini terus dipacu perkembangannya.

 

            Namun harus kita sadari bahwa bisnis dibidang pembenihan gurame  skala rumah tangga sebenarnya menjanjikan harapan yang lebih baik sekaligus memberikan peluang pekerjaan yang lebih luas.namun yang penting bagaimana membuat kondisi lingkungan air bisa seperti di alam bebas walaupun kita budidayakan di kolam semen,terpal atau di tempat khusus yang lain.

pelaksanaan pembenihan ikan gurami harus memperhitungkan factor – factor yang berpengaruh terhadap SR seperti Suhu air, pH air,DO (Desolved Oxigen), pathogen dan kebersihan pakan tubifex sp. Kerap kali jika diabaikan dari salah satu factor tersebut menimbulkan kegagalan.

Salahsatu Untuk menyempurnakan iktiar dalam usaha pembenihan gurame dari telor yaitu:

1.  Pemilihan dan penetuan lokasi yang akan dijadikan lokasi usaha pembenihan gurame supaya tidak salah dalam pembuatan sate plannya. Memilih dan menentukan lokasi yang cocok untuk pembenihan gurami merupakan langkah awal yang harus dilakukan sebelum membuat bangunan kolam sebagai wadah budidaya ikan. Sebab lokasi yang tidak cocok dapat memungkinkan mempengaruhi suatu keberhasilan pada kegiatan pembenihan ikan gurami ini. Beberapa contoh kendala seperti sulitnya sumber air yang digunakan untuk pengisian air media pemijahan maupun pemeliharaan larva, sarana angkutan yang sulit masuk ke kawasan budidaya, benih terserang penyakit, dsb. Oleh karena itu pemilihan lokasi usah harus melihat berberapa aspek usaha pembenihan gurami ini dengan cermat. Lingkungan yang tenang adalah tempat penetasan telur / perawatan gurame yang baik, karena jika sering kaget benih gurame akan mudah stres.

2.  Pembuatan kolam yang standar untuk pembenihan ikan gurami

Ukuran kolam yang dipakai adalah Px L x T (3 x 5 x 1) meter. Ketinggian air 0,3 – 0,5 meter.  Kolam terbuat dari bak semen / beton dengan kemiringan dasar kolam 5 cm dan di ujung out let dibuatkan cekungan kotak ukuran 0,5 x 0,5 x 0,35 meter gunanya untuk tempat mengumpulnya benih saat panen jika air disurutkan melalui out let. Padat tebar larva 250 – 500 per meter persegi,sebelum benih di tebar ,kolam harus di bersihkan dahulu dan di isi air yang sudah di endapkan.

3.  adaptasi larva gurame

Cara adaptasi : benih gurami yang masih terbungkus dalam plastik yang masih tertutup rapat atau ember penetasan gurami dimasukan kedalam kolam, biarkan selama kurang lebih 10 menit hingga air kolam dan air dalam plastik sudah sama suhunya, setelah itu dibuka plastiknya atau  air dalam kolam masukkan sedikit demi sedikit kedalam plastik atau ember tempat benih gurame,setelah benih terlihat dalam kondisi baik.  Selanjutnya benih ditebar/dilepaskan dalam kolam secara perlahan-lahan

4.kelistrikan dalam kolam

Kelistrikan di atur agar berfungsi untuk menambah oksigen dengan aerator atau filter air

5.sirkulasi air/kricikan air/kwalitas air

Kricikan air dalam tandon air di alirkajn sedikit sehingga air memancar hal demikian selain untuk pergantian air  juga akan menambah oksigen.

Kualitas dan kuantitas air yang cocok untuk pertumbuhan larva di pendederan I adalah sebagai berikut:

1. Suhu media air : 29 C – 30 C

2. Nilai pH air : 6,5 – 7,5

3. Nilai Oksigen terlarut : 3 – 5 mg / lt

4. Ketinggian air : 30 cm – 50 cm

      Perlakuan terhadap air media pada satu minggu pertama belum diganti karena kotoran atau endapan bahan organik belum banyak, setelah lewat satu minggu air media dua hari sekali diganti airnya setengahnya media air yang digunakan sambil dilakukan sipon kotoran dan bahan organic yang mengendap didasar kolam karena banyak mengandung ammonia dan  bisa sebagai sumber penyakit.

Kolam Pendederan

      Telur  gurame akan menetas dalam selang waktu 24-48 jam tergantung suhu media penetasan. Sebaiknya suhu dipertahankan pada kisaran 29- 30 oC untuk meningkatkan derajat penetasan telur ikan gurame.  Larva biasanya akan bergerak berputar-putar dan berkelompok. Siapkan tempat untuk pendederan, karena pada hari ke 3-4 larva gurami sebaiknya sudah dipindahkan ke kolam pendederan untuk pemeliharaan selanjutnya. Di kolam pendederan (usia 4-5 hari) larva sudah berenang dengan perut buncit berisi kuning telur, sehingga belum perlu diberi pakan BIASANYA Pemberian pakan dimulai saat larva berusia 7-8 hari..

Kolam pendederan berfungsi untuk mendederkan atau membesarkan larva ikan menjadi benih ikan. Kolam pendederan ini lebih dari satu kolam dan biasanya pendederan ke-1, berfungsi sebagai tempat memelihara larva hingga ukuran 1 cm. Kolam pendederan ke – 1 ini berupa bak semen dilengkapi paralon in let disambung dengan saluran pompa air dan paralon out let berdiameter 1 dim – 2 dim.  Ukuran kolam   3 x 5 x 1 meter atau 4 x 6 x 1 meter.

Umur 1minggu – 1 bulan masih dipengaruhi oleh suhu udara dan pH selain itu juga kepadatan kolam bisa menyebabkan kematian. Kira kira umur 10 hari larva gurame sudah bisa melihat dan mulai memakan plankton, dan makanan tambahan lainnya walaupun sangat sedikit. Jika tempatnya terlalu kecil sebaiknya dilakukan penjarangan.

PAKAN SETELAH PENETASAN

 Pemberian pakan dapat dimulai setelah larva dipindahkan. Pakan berupa cacing rambut (Tubifex sp.), Daphnia sp., Moina sp., atau pakan alami lainnya yang sesuai ukurannya. Benih gurame dapat dipelihara di akuarium, bak kayu yang dilapisi plastik, bak tembok atau ditebar langsung ke kolam pendederan. Pemeliharaan benih pada wadah terkontrol harus dilengkapi dengan aerasi untuk suplai oksigen dan terhindar dari kontak langsung dengan hujan,sebagian pembenihan malah tanpa atap.. Pakan awal berupa cacing rambut, Daphnia sp., Moina sp., atau sumber protein hewani lainnya.

Pakan Alami

      Pakan alami adalah pakan ikan berupa fitoplankton (Nabati) dan Zooplankton (Hewani). Jenis pakan alami ini memiliki ukuran kecil dan cocok diberikan untuk benih ikan.

      Benih ikan gurami yang masih larva memiliki kecenderungan bersifat carnivore pemakan hewani sehingga sangat cocok jenis zooplankton yang diberikan kebenih gurami tersebut. Zooplankton sangat menarik perhatian benih karena bergerak dan larva segera memangsanya.

      Keuntungan pemberian pakan alami ini adalah tidak mudah rusak , tetap hidup bersama larva diair, tidak mencemari dan mengotori air.  Dengan demikian jika larva gurami ini lapar akan mudah mendapatkan pakan.

      Kandungan pakan alami ini juga mengandung gisi yang cukup baik untuk pertumbuhan larva, Jika cacing sutera ini mudah di dapat maka yang paling ideal diberikan cacing sutera ini karena akan lebih mempercepat pertumbuhan terkait dengan kandungan protein tinggi sekitar 57 %. Pemberian pakan ini secukupnya untuk 10.000 ekor hari pertama 1 kaleng dan diberi pakan lagi diperkirakan cacing habis. Pemberian pakan cacing sutera / tubifek ini jumlahnya meningkat terus seiring dengan bertambahnya berat badan ikan larva ini. Pada dasarnya pemberian pakan ini secukupnya dan tidak menutup kemungkinan pemberiannya tidak setiap hari jika cacing tubifek dikolam sudah menipis bisa segera ditambah dengan jumlah lebih dari hari sebelumnya, ditempatkan didasar kolam dan harus dijaga masih hidup.

Bahan-bahan nabati dapat mulai diberikan setelah larva berumur 36-40 hari. Sedangkan pakan buatan (pelet) dapat diberikan dengan menyesuaikan bukaan mulut ikan. Setelah 15-20 hari, lakukan seleksi dan kelompokan sesuai ukuran lalu pisahkan kolam pendederan untuk masing-masing ukuran, agar pertumbuhan bibit gurami seragam, dan mudah penentuan harga jika ada pesanan.

Lama pemeliharaan dan benih yang dihasilkan antara lain: Benih berumur 40 hari dapat mencapai ukuran 1-2 cm (setara ukuran kuku). Benih berumur 80 hari dapat mencapai ukuran 2-4 cm (setara ukuran jempol). Benih berumur 120 hari dapat mencapai ukuran 4-6 cm (setara ukuran silet). Dan benih berumur 160 hari dapat mencapai ukuran 6-8 cm (setara ukuran korek di masyarakat).

Selanjutnyaa sstelah benih di panen kolam harus di keringkan dahulu untuk pemeliharaan lerva gurame berikutnya.

PENETASAN teler gurame  dan pemeliharaan larva termasuk mudah untuk dipelajari. pem benih an ikan gurame merupakan pilihan yang tepat. Banyaknya pelatihan-pelatihan, buku-buku dan dan para ahli membuat kita bisa cepat belajar. Namun, bukan berarti tidak ada kelemahan pada cara budidaya penetasan telur gurame  ini, tetap ada kendala dan kesulitan yang akan kita hadapi. Karena kondisi lingkungan yang berbeda belum tentu keberhasilan yang kita dapat akan sama. Contohnya ketersediaan air alami dan suhu di tiap daerah ber beda beda. Oleh karena itu kita sesuaikan dengan kemampuan kita dan jika bisa kita mungkin akan menemukan cara yang berbeda sehingga kelemahan dan kendala yang kita hadapi dapat kita minimalisir. Banyak – banyaklah belajar dan bertanya pada pakar maupun peternak ikan gurame yang sudah berpengalaman sebelumnya. Tidak ada salahnya kita mengikuti seminar yang biasanya diadakan di masyarakat setempat. Karena bisnis benih gurame ini tidak akan ada habisnya, masih banyak peternak yang kesulitan memenuhi permintaan pasar ikan  benih gurami yang membludak .

Semoga bermanfaat

teknik mudah buat kolam terpal dinding tanah

sekarang kolam terpal sudah menjadi alternatif untuk budidaya ikan,kolam terpal bisa digunakan dilahan sempit atau luas,banyak pembudidaya ikan maupun yang ingin memanfaatkan pekarangan samping rumah atau lahan kosong menggunakan kolam terpal hal ini karena kolam terpal selain harga murah juga sangan fleksibel bisa menyesuaikan lahan yang terbatas

Kolam terpal dengan dinding tanah adalah kolam terpal di bawah permukaan tanah. Biasanya kolam terpal ini dibangun pada tanah yang porous. Kelebihan kolam terpal di bawah permukaan tanah adalah suhu air lebih stabil diban¬ding kolam terpal yang dibangun di atas permukaan tanah. Membangun kolam terpal dengan dinding tanah pun cukup mudah.

 

bagi yang usaha budidaya benih ikan di kolam terpal hanya untuk mengisi waktu luang atau untuk usaha sampingan lebih baik  Benih yang digunakan untuk kegiatan pembesaran, harus dipilih benih yang telah mencapai ukuran panjang 5-7,karena ukuran benih yang agak besar akan mudah dalam perawatannya.Padat penebaran di kolam terpal antara 50-70 ekor/m2.

Urutan-urutan pembuatan kolam terpal dengan dinding tanah sebagai berikut.

  • Jika ingin membuat kolam terpal 6 x 4 m, maka dilakukan penggalian tanah seda¬lam 50-60 cm. Rapikan galian dan bentuk pematang.
  • Jika kolam sudah terbentuk, maka plastik terpal ukuran 8 x 6 m siap dipasang. Pasang terpal hingga merapat ke tepi. Bagian atas terpal dapat dijepit atau ditimbun dengan tanah agar tidak terkulai.
  •  Selanjutnya pasang pipa paralon atau pipa PVC dan siap diisi air.
  • Untuk mencegah kolam dari banjir ketika terjadi hujan deras, dibuat tanggul penahan yang tinggi.

Sebelum digunakan, kolam terpal harus disiapkan, terutama membentuk kestabilan air di kolam. Setelah kolam selesai dibuat, bilas terlebih dahulu untuk menghilangkan segala kotoran yang melekat pada terpal. Masukkan air ke dalam kolam hingga sesuai kebutuhan.

Kemudian kolam ditutup dan dibiarkan selama 2-3 hari. Untuk menjaga sterilitas, kolam terpal dapat diberi per¬lakuan tradisional berupa memberi tumpukan daun pepaya atau daun ketepeng (Cassia alata) yang dibiarkan selama 5-7 hari. Daun pepaya berfungsi sebagai antiseptik. Selanjutnya benih bawal siap ditebar.

Selama kegiatan pemeliharaan ikan,kolam harus dijaga ke-bersihannya sehingga tidak menjadi sarang penyakit. Sisa pakan dan kotoran ikan di dasar kolam terpal secara rutin dibersihkan dengan melakukan penyiponan tiap 15-20 hari sekali. Dengan melakukan penyiponan secara rutin, dasar kolam tidak mengandung bahan-bahan berbahaya bagi ikan.

demikian cara mudah untuk buat kolam terpal.

semoga bermanfaat

cara membuat kolam terpal

banyak teknik atau cara untuk PEMBUATAN KOLAM TERPAL yang dibuat atas permukaan tanah

teknik pembuatan kolam terpal untuk budidaya ikan sebenarnya cukup mudah bisa disesuaikan ukuran kolam dan tempat,berikut salah satu cara untuk buat kolam terpal yang mudah,jika masih bingung nyuruh tukang bangunan aja biar rapi.

 

Kolam Terpal dengan Kerangka Bambu

Kolam terpal dengan kerangka bambu atau kayu adalah kolam terpal yang dibuat di atas permukaan tanah. Ukuran kolam disesuaikan dengan luas lahan yang tersedia. Umum¬nya kolam yang dibuat disesuaikan dengan ukuran terpal, misalnya ukuran kolam 2 x 3 x 1 m, 4 x 5 x 1 m, 6 x 4 x 1 m, atau 4 x 8 x 1 m.

Langkah-langkah pembuatan kolam terpal dengan kerangka bambu atau kayu sebagai berikut.

  • Jika tanah tidak rata karena miring, maka tanah diratakan dengan menggunakan pelepah pisang atau sekam padi. Kedua bahan ini selain berfungsi meratakan ta-nah, juga dapat menstabilisasi suhu. Karena berfungsi sebagai stabilisator suhu, maka pelepah pisang atau sekam padi tetap digunakan, sekalipun tanahnya rata. Ketebalan pelepah pi-sang atau sekam padi sekitar 10 cm.
  • Siapkan tonggak atau tiang bambu atau kayu. Kemudian tancapkan tiang utama di setiap sudut kolam. Jika kolam terpal yang dibangun lebih dari satu petak, atur tata letaknya agar terlihat rapi.
  • Untuk pembuatan kerangka, bambu atau kayu yang telah di¬pilih dipotong-potong sesuai ukuran kolam terpal yang akan dibuat. Untuk menyatukan kerangka ke tiang digunakan paku ukuran 7 cm atau 9 cm. Bisa juga mengikat dengan menggunakan tali atau kawat.
  • Untuk membuat dinding bisa menggunakan bambu, kayu, atau papan. Bahan dibersih¬kan dan dipotong sesuai ukuran, kemudian dipakukan pada kerangka. Jika menggunakan bambu, maka pada saat me¬maku harus dilakukan secara hati-hati agar tidak pecah.
  • Jika kerangka sudah terbentuk, misalnya kotak berukuran 6 x 4 x 1 m, maka perlu diatur kemiringan ke salah satu sisi un¬tuk memudahkan pengeringan kolam dan pemanenan ikan.
  • ·Setelah kerangka kolam terpal selesai dibuat, selanjutnya memasang plastik terpal. Siapkan terpal sesuai ukuran ko-lam. Untuk kolam ukuran 6 x 4x 1 m digunakan terpal 8 x 6 m, sedangkan untuk kolam ukuran 4x 5x 1 m digunakan terpal ukuran 6 x 7 m. Terpal dipasang dengan baik hingga merapat ke tepi. Bagian sudut dapat dilipat. Agar plastik ter¬lihat rapi dan tidak mengerut, di bagian dinding kolam paling atas dijepit dengan bilah bambu.
  • Di salah satu sudut yang telah diatur kemiringannya dipasang paralon sebagai saluran pembuangan air. Terpal disobek sedikit dengan cara menggun¬tingnya berbentuk bintang agar bisa dipasang bengkokan pipa (knee).
  • Selanjutnya, kolam terpal dusi dengan air hingga mencapai kedalaman sesuai dengan kebutuhan pemelihara¬an ikan. Kolam terpal diperiksa untuk memastikan bahwa kolam telah kokoh dan tidak ada kebocoran pada terpal. Bila ada kebocoran, segera lakukan penambalan.

Sebelum digunakan, kolam terpal harus disiapkan, terutama membentuk kestabilan air di kolam. Setelah kolam selesai dibuat, bilas terlebih dahulu untuk menghilangkan segala kotoran yang melekat pada terpal. Masukkan air ke dalam kolam hingga sesuai kebutuhan.

untuk pemula atau usaha sampingan sebaiknya benih ikan yang ditebar ukuran 5 7 atau lebih besar dari itu,hal itu dimaksudkan jika ukuran agak besar ikan lebih tahan terhadap suhu yang baru ataupun serangan berbagai macam penyakit

semoga bermanfaat