jenis jenis ikan mas

jenis-jenis Ikan Mas

 
jenis-jenis Ikan Mas

jenis-jenis ikan mas lokal maupun unggul banyak sekali ditemui di berbagai daerah di Indonesia saat ini. Masing-masing daerah memiliki jenis ikan mas tertentu yang disukai. Sebagai contoh, ikan mas yang paling disukai masyarakat di jawa , sedangkan di daerah lain jenis ini belum tentu disukai. Begitu pun sebaliknya. Perbedaan ini disebabkan oleh selera masyarakat dan kebiasaan para peternak yang sudah membudidayakan satu jenis ikan mas secara turun-temurun.

Secara umum, jenis-jenis ikan mas dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu ikan mas konsumsi dan ikan mas hias. jenis ikan mas konmumsi adalah jenis-jenis ikan mas yang dikomsumsi atau dimakan untuk memenuhi kebutuhan gizi yang berasal dari hewani. Sementara Ikan mas hias umumnya diperuntukan untuk memenuhi kepuasan batin dengan cara memeliharanya sebagai hiasan (pajangan) di dalam akuarium Atau kolam-kolam taman.

berikut jenis jenis ikan mas/karper
 
1.Ras Sinyonya atau Putri Yogya

Tidak diketahui secara pasti mengapa ras ini dinamakan sinyonya atau putri yogya. Ada yang mengatakan bahwa ras ini mudah bertelur sehingga. disebut dengan sinyonya. Bentuk tubuhnya relatif memanjang (long bodied form) dengan punggung yang Iebih rendah dibandingkan dengan ras punten. 

Perbandingan antara panjang dan tinggi tubuh sekitar 3,66 : 1. Sisiknya berwarna kuning muda (jeruk sitrus). Bentuk mata ikan yang masih muda menonjol, tetapi akan berubah menjadi sipit, seiring dengan pertambahan umurnya. Ras ini senang berkumpul di permukaan air dan gerakannya lebih tenang dibandingkan dengan ras punten. Selain itu, ras ini tahan terhadap parasit Myxoxporea dan toleran terhadap pH air 5,5-8,5. Fekunditas atau jumlah telur ikan ras sinyonya mencapai 114.000-135.000 dengan diameter telur 0,3-1,5 mm.

 
2.Ras Punten

Ras ini dikembangkan pertama kali di desa Punten, Malang, Jawa Timur pada tahun 1933. Itulah mengapa ras ini dinamakan punten. Bentuk tubuh ras ini relatif pendek, tetapi bagian punggungnya relatif lebar dan tinggi. Sekilas, bentuk tubuhnya terkesan membuntak (big belly). Perbandingan antara panjang total dan tinggi tubuh 2,3-2,4 : 1. Sisiknya berwarna hijau gelap. Bentuk matanya agak menonjol. Gerakannya lambat dan jinak.

 

3.Ras Taiwan



Bentuk tubuh ras ini relatif memanjang dengan penampang punggung berbentuk busur agak membulat. Sisiknya berwarna hijau kekuningan hingga kuning kemerahan di bagian tepi sirip dubur dan di bawah sirip ekor. Ras ini termasuk agresif dan suka berebut pakan, terutama pakan yang terapung. Tidak diketahui sejak kapan ras yang kemungkinan besar berasal dari Taiwan ini mulai dikembangkan di Indonesia.

 

4.Ras Merah

Ciri yang menonjol dari ras ini adalah sisiknya yang berwarna merah keemasan. Gerakannya aktif, tidak jinak, dan terkenal paling suka mengaduk-aduk dasar kolam. Bentuk tubuhnya relatif memanjang dibandingkan dengan ras sinyonya,tetapi penampang punggungnya relatif lebih rendah dan tidak lancip Bentuk matanya agak menonjol.

 

5.Ras Majalaya



Sesuai dengan namanya, ras ini pertama kali berkembang di daerah Majalaya, Bandung, jawa Barat. Ras ini telah dilepas oleh Menteri Pertanian pada tahun 1999, dalam rangka merayakan hari ulang tahun ke,25 Badan Litbang Pertanian. Bentuk tubuhnya relatif pendek dengan punggung lebih tinggi dan lancip dibandingkan dengan ras ikan mas lain.



Perbandingan antara panjang dan tinggi tubuh 3,2 : 1. Bentuk punggungnya membungkuk di antara batas antara kepala dan punggung.



Bentuk penampang tubuhnya semakin melancip ke arah punggung. Bentuk mulutnya memipih. Gerakan ras ini relatif jinak dan biasa berenang di permukaan. Sisiknya berwarna hijau keabuan dengan tepi sisik berwarna lebih gelap, kecuali pada bagian bawah insang dan bagian

bawah sirip ekor yang berwarna kekuningan. semakin ke arah punggung, Warna sisik ras ini semakin gelap.



Ada beberapa keunggulan yang dimiliki oleh ras majalaya. Pertama, laju pertumbuhannya relatif cepat dan tahan terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophilla. Kedua, penampilan dan rasa dagingnya lebih disukai oleh konsumen. Ketiga, penyebarannya telah mencapai hampir seluruh wilayah Indonesia. Keempat, fekunditas atau jumlah telur yang dihasilkan sangat banyak, mencapai 84.000-110.000 butir per kilogram berat induk.

 

6.Ras Yamato

Ras ini kurang populer di kalangan para petani karena ukuran tubuhnya kecil dan pertumbuhannya lebih lambat. Bentuk tubuhnya Memanjang dengan sisik berwarna hijau kecokelatan

 

Ras Lokal

Ras ini sebetulnya belum bisa disebut sebagai ras ikan mas. Pasalnya gen ras ini belum murni sebagai ikan mas yang betul-betul memiliki sifat tersendiri sebagai mas lokal atau campuran beberapa ras. Untuk memurnikan ras ini perlu dilakukan pemuliaan.


namun jenis ikan mas ini yang banyak diternakan di kalangan petani ikan. Bentuk tubuh maupun warnanya merupakan campuran dari berbagai ras ikan mas yang ada. kemungkinan besar ras ini memang muncul sebagai akibat dari adanya perkawinan campuran yang tidak terkontrol antara ikan mas yang ada. Bentuk tubuh ras lokal relatif memanjang dan bentuk matanya tidak sipit.Warna sisiknya sangat bervariasi.7.

 

sumber : Khairul Amri, S.Pi, M.Si dan Khairuman, S.P, AgroMedia Pustaka, 2008

 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>