pelatihan pembenihan ikan mas

PELATIHAN PEMBENIHAN IKAN MAS, SENTUHAN KEBERHASILAN PEMBUDIDAYA 
 

Pengembangan sumberdaya manusia kelautan dan perikanan merupakan salah satu hal yang mutlak diperlukan untuk dapat mengembangkan sektor kelautan dan perikanan secara optimal dan berkelanjutan. Oleh karena itu diperlukan pembekalan-pembekalan untuk menambah pengetahuan, keterampilan dan sikap para pelaku usaha perikanan tersebut. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah melalui pelatihan.

Ikan mas (Cyprinus carpio) sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Ikan air tawar yang bernilai ekonomis cukup penting ini sudah begitu akrab di lidah masyarakat kita. Tidak mengherankan jika ikan ini banyak dicari konsumen. Dari aspek budidaya tentu saja hal tersebut sangat menguntungkan karena dengan sendirinya usaha budidaya ini akan diikuti oleh permintaan benih, baik benih yang akan dipelihara untuk pendederan maupun benih yang akan dipelihara untuk pembesaran. Karena itu tidak mengherankan jika para petani saling berlomba untuk membudidayakan ikan ini. 

Pelatihan Pembenihan Ikan Mas salah satu solusinya. Akan tetapi hasilnya tidak akan optimal dan menyebabkan masalah apabila cara membenihkan ikan mas tersebut tidak dilakukan dengan baik. Untuk meminimalisir resiko tersebut maka peran Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Aertembaga menjadi penting untuk memberikan pelatihan Pembenihan Ikan Mas. 

 
Menjadi sangat penting bagi BPPP Aertembaga untuk menyentuh para pembudidaya dengan memberikan Pelatihan Pembenihan Ikan Mas bagi pembudidaya sebanyak 30 (tiga puluh) orang dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap para pembudidaya agar terampil dan kompeten dalam bidang budidaya, khususnya  pembenihan ikan mas yang dilaksanakan dari tanggal  16 s.d. 21 April 2013, sehingga dapat menunjang program Kelautan dan Perikanan yang berorientasi pada “Blue Economy”. 
  

Selanjutnya Kepala Balai Diklat Perikanan Aertembaga dalam sambutannya pada acara pembukaan pelatihan menyampaikan bahwa Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Aertembaga merupakan unit pelaksana teknis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang memiliki tugas untuk melaksanakan bimbingan teknis maupun manajerial melalui pelatihan dan mempunyai wilayah kerja BPPP Aertembaga di 6 (enam) provinsi, yaitu Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Gorontalo, dan Provinsi Kalimantan Timur didalamnya terdiri dari 75 (tujuh puluh lima) kabupaten dan kota.
 
Mengingat luasnya wilayah kerja ini selanjutnya dalam mengalokasikan kegiatan pelatihan sangat terbatas sehingga kedepan perlu dilakukan kesepakatan Kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Aertembaga Bitung untuk menyiapkan pelatihan bagi nelayan sehingga keluaran peserta pelatihan akan semakin banyak baik jumlah maupun kualitasnya dengan harapan dapat menjadi wirausaha yang handal sehingga berdampak pada peningkatan produksi perikanan dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan para nelayan bersama keluarganya…, semoga…
sumber.kkp.go.id

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>