produk olahan ikan berpeluang bagi masyarakat kab.maros makassar

PRODUK OLAHAN IKAN BERPELUANG MASYARAKAT PESISIR KAB. MAROS
TINGKATKAN PENDAPATAN
 
Kabupaten Maros merupakan daerah pesisir pantai yang terletak di bagian utara Kota Makasar, dengan luas 4.559 km persegi dan memiliki jumlah penduduk 297.639 jiwa pada Tahun 2006, dengan jumlah penduduk wanita lebih besar dari pria, yaitu 152.298 jiwa.  Sebagian masyarakat berusaha di bidang perikanan termasuk pengolahan hasil Perikanan.
 
      
        
Awanindo mandiri merupakan salah satu kelompok Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan ( P2MKP) yang ada di Sulawesi selatan  tepatnya di  Kel. Hasanuddin Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. P2MKP  ini ditetapkan oleh kepala BPSDMKP pada Tahun 2012. Awanindo Mandiri bergerak dalam usaha industri menengah pengolahan dan diversifikasi  hasil perikanan. Produk – produk olahan ikan yang dihasilkan ada banyak jenis  yang meliputi olahan chaki naga ikan, nugget, bakso, otak-otak,  lumpia,  ekado, kue ikan, empe-empe, siomay, tuna roll, chaki naga udang. Produk-produk ini diolah dalam jumlah yang banyak  dan jenis produk  diolah sesuai dengan permintaan.  Industri ini dalam pemasarannya bekerja sama dengan agen-agen yang sudah dipercaya, sehingga oleh agen ini produk hasil olahan dipasarkan langsung ke pasar dan super market. Disamping itu pula produk ini di pasarkan langsung kepada masyarakat konsumen yang langsung ke tempat pemasaran produk olahan yang dimiliki kelompok berupa Rumah Toko  (Ruko).
 
Awanindo mandiri memiliki beberapa tempat produksi pengolahan ikan dan pemasaran yang saling terpisah satu dengan lainnya.  Misalnya tempat produksi diversifikasi olahan ikan terdapat di lingkungan perkampungan yang dekat dengan masyarakat sehingga memudahkan untuk mendapatkan tenaga kerja yang membantu untuk membuat dan memproduksi.  Tempat pemasaran berada di poros jalan menuju bandara, dimana tempat ini dapat mudah dilihat dan dicapai oleh konsumen yang membutuhkan berbagai produk olahan hasil perikanan. 
     
 
      
 
Awanindo mandiri memproduksikan 6 jenis olahan dengan bahan baku 100 kg sampai 500 kg dalam kurun waktu 1 sampai 3 kali dalam seminggu.
 
Adanya kegiatan pelatihan  Diversifikasi dan olahan produk Ikan oleh P2MKP Awanindo Mandiri di bawah bimbingan Balai Diklat Perikanan Aertembaga menjadikan masyarakat sekitar merasa diperhatikan oleh pemerintah karena kegiatan pelatihan  untuk masyarakat di wilayah ini memang baru sekarang terselenggara sehingga baru kali ini dirasakan oleh masyarakat setempat.
  
Peserta kegiatan P2MKP di tempat ini untuk sementara adalah masyarakat yang ada di wilayah sekitar P2MKP  Karena selama ini lokasi disekitar P2MKP menjadi tempat industry tetapi masyarakat sekitar belum mengetahui secara jelas kalau industry olahan ini adalah mengolah hasil – hasil ikan. Sehingga dengan terselenggaranya kegiatan ini masyarakat sangat senang dan mereka bisa dekat dengan pengelola P2MKP Awanindo  Mandiri, yang suatau saat ke depan mereka diharapkan dapat menjadi pemasok produk-produk olahan hasil Perikanan. 
 
Peserta kegiatan latihan memiliki pendidikan yang beragam, yaitu SD  50 %,  SMP ada 25 % dan SMA/SMK 25%. Walaupun  peserta  pelatihan  memiliki pendidikan yang rendah pada umumnya, tetapi mereka sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan baik secara teori maupun praktek. Ini dapat dibuktikan dengan semangat dan motivasi yang langsung dapat mengolah produk perikanan yang diajarkan  langsung dapat. kegiatan latihan. Apabila saat diamati evaluasi awal  nyata nilai yang di raih adalah sangat kurang bahkan ada banyak yang mendapat nilai nol tetapi setelah dievaluasi di diakhir kegiatan peserta paling kurang mendapat nilai 80 dan selebihnya sangat memuaskan.   
 
Peserta kegiatan pelatihan semuanya adalah perempuan yang berjumlah 20 orang dan dibagi dalam 2 angkatan, masing – masing 10 orang.  Kegiatan pelatihan berlangsung dari tanggal 21 sampai 24 Agustus 2013.
 
Saat akhir kegiatan pelatihan peserta mendapat bantuan peralatan yang diharapkan  dapat memotivasi  peserta untuk langsung membuat produk olahan walaupun baru skala rumah tangga. Pengelolah P2MKP Awanindo Mandiri menyempaikan akan menyambut baik dan mau bekerjasama dengan mantan peserta pelatihan yang mau memproduksi olahan hasil perikanan. Kerjasama baik dalam pengadaan bahan baku, pengolahan dan pemasarannya. Bahkan pengelola P2MKP membuka diri kepada peserta yang berkeinginan menjadi pemasar produk atau agen dalam memasarkan produk olahan hasil perikanan.  
 
Semoga harapan masyarakat untuk mendapat nilai tambah dari produk olahan hasil perikanan dapat meningkatkan kesejahtraannya….  
 
 
            
Sumber: Humas BPPP Aertembaga

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>