jual ikan sidat dan benih sidat

jual ikan sidat /moa /unagi /shogili dan benih 081328030055

Dengan mengharap Ridho Allah subhanahu wata’ala kami forum kelompok tani “ABATA fish” akan berusaha agar dapat mengelola usaha dengan baik, berusaha mengoptimalkan iikhtiar,berusaha bermuamalah dengan benar agar tidak melanggar syariat Islam dalam masalah muamalah perdagangan.

kolam benih ikan sidatpengiriman benih ikan antar pulau melalui cargo pesawat

 ABATA group selain menjualbenih ikan air tawar juga menjual benih ikan sidat.Harga yang Fleksibel adalah upaya kami untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan. Selain itu, kualitas bibit sidat akan  selalu menjadi perhatian utama kami, karena kami menyadari bahwa bibit sidat yang baik dan berkualitas adalah kunci dari keberhasilan dalam hal budidaya. ABATA fish menjual bibit sidat untuk pasar pelanggan lokal, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Jawa maupun luar Jawa. Dan kami akan selalu terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kami.

selain melayani dalam kota jogja kami juga melani pengiriman benih sidat antar pulau diseluruh indonesia melalui cargo pesawat yaitu tujuan pengiriman benih sidat tujuan:jakarta,surabaya,bogor,palembang,lampung,bengkulu,pangkalpinang,tanjungpinang,tanjungpandan,padang,batam,banda aceh,pekanbaru,jambi,medan pengiriman benih sidat di Kalimantan barat yaitu di pontianak,singkawang,Bengkayang,Putussibau,Sukadana,Ketapang,SungaiRaya,Ngabang,NangaPinoh,Mempawah,Sambas,Sanggau,Sekadau,Sintang pengiriman benih sidat di kalimantan selatan Paringin,Martapura,Marabahan,Kandangan,Barabai,Amuntai,Kotabaru,Tanjung,Batulicin,Pelaihari,Rantau,Banjarbaru,Banjarmasin pengiriman benih sidat di samarinda,Buntok,Tamiang,MuaraTeweh,KualaKurun,KualaKapuas,Kasongan,PangkalanBun,Sampit,NangaBulik,Purukcahu,PulangPisau,Sukamara,KualaPembuang,pengiriman benih sidat tujuan pulau kalimantan timur balikpapan,bontang,samarinda,tarakan,Tanjungredep,Tanjungselor,Sendawar,Tenggarong,Sangatta,Malinau,Nunukan,Tanah,Grogot,Penajam,TidengPale Pengiriman benih sidat di Bali,denpasar,Badung,Bangli,Singaraja,Gianyar,Negara,Karangasem,Klungkung,Tabanan Pengiriman bibit sidat di Ntt,bima,mataram, Kupang ,Raba,Dompu, Praya,Selong,Tanjung,Sumbawa Besar,Taliwang pengiriman benih sidat di sikka,sumba barat,manggarai,ngada,flores timur,belu,alor,lembata,rotendao,raijua, Kalabahi,Atambua,Ende,Larantuka,Lewoleba,Ruteng,LabuanBajo,Borong,Bajawa,Mbay,BaaSeba,Maumere,Waikabubak,Tambolaka,Waibakul,Waingapu,Soe,Kefamenanu pengiriman bibit sidat di sulawesi selatan palopo,makassar,parepare, Bantaeng,Barru,Watampone,Bulukumba,Enrekang,SungguMinasa,Jeneponto,Benteng,Malili,Masamba,Maros,Pangkajene,Pinrang,Sidenreng,Sinjai,WatanSoppeng,Takalar,Makale,Rantepao,Sengkang pengiriman benih sidat di sulawesi tenggara baubau,kendari,Rumbia,Pasarwajo,Buranga,Kolaka,Lasusua,Unaaha,Andolo,Wanggudu,Raha,WangiWangi, pengiriman benih sidat di sulawesi tengah yaitu di palu,Luwuk,Banggai,Buol,Donggala,Bungku,Parigi,Poso,Ampana,Toli-Toli,Sigi ,Biromaru pengiriman benih sidat di sulawesi tenggara yaitu di bitung, manado,tumohon,tilamita,gorontalo,suwawa,kwandang,marisa, Kotamobagu,BolaangUki,Tutuyan,Boroko,Tahuna,OndongSiau,Melonguane,Tondano,Amurang,Ratahan,Airmadidi pengiriman benih sidat di Majene,Mamasa,Mamuju,Pasangkayu,Polewali, pengiriman benih ikan lele di maluku,ambon,tual,ternate,tidore pengiriman benih sidat di jayapura, agats,Biak,TanahMerah,Tigi,Kigamani,Sugapa,Sentani,Wamena,Waris,Serui,Tiom,Burmeso,Kobakma,Kepi,Merauke,Timika,Nabire,Kenyam,Enarotali,OksibilIlaga,Kotamulia,Sarmi,Sorendiweri,Karubaga,Botawa,Sumohai,Elelim pengiriman bibit ikan lele di sorong,Fakfak,Kaimana,Manokwari,Kumurkek,Waisai,Sorong,Teminabuan,Fef,Bintuni,Rasiei
dan kota-kota lainnya.
CARA PEMESANAN
* Pemesanan benih  sidat bisa dilakukan melalui telepon, sms atau email atau langsung melalui contact form di website ini. Pastikan data yang anda berikan valid, demi kelancaran komunikasi dan pengiriman.
* Kami akan menyiapkan benih sidat pesanan Anda dan menginformasikan ketersediaannya berikut biaya totalnya kepada Anda
* Jika benih sidat telah siap kirim, kami akan menginformasikan kepada Anda melalui SMS, telepon atau email.
* Kami hanya melayani pembelian secara tunai/via transfer Bank. Jika melalui transfer Bank, yang Anda lalukan adalah melakukan pembayaran ke rekening kami. Begitu dananya telah masuk atau bukti transfernya telah kami terima, kami akan mengirimkan bibit ikan lele ke alamat Anda.
* Setelah bibit ikan lele diterima, mohon dikonfirmasikan kepada kami.

Syarat dan Ketentuan

* Pelanggan di wilayah DI Yogyakarta dan sekitarnya akan kami kirimkan langsung ke alamat tujuan.
*pembelian benih sidat bagi pelanggan di luar pulau jawa akan kami kirim melalui cargo pesawat artinya benih ikan di ambil di airport terdekat di kota pembeli
* Pembelian benih sidat bagi pelanggan luar Jawa minimal 1 Box.

  • Glass eels ( 1 kg isi 5000-6000 ekor) Harga RP.1.500.000 sampe Rp.2.000.000 ( persediaan terbatas karena tangkapan alam )
  • Elver, 5 gram (1 kg isi 200 ekor) harga Rp.600.000 sampe Rp 700.000 minimum order 10 kg
  • Fingerling, 20 gram up (1 kg isi 50 ekor) harga Rp.300.000 sampe 450.000minimum order 30 kg
  • Fingerling, 50 gram up (1 kg isi 20 ekor)  harga 250.000 minimum order 30 kg
  • 100 gram up (1 kg isi 10 ekor) minimum order 30 kg
  •  200 gram up (1 kg isi 5 ekor) minimum order 30 kg
  • 500 gram up (1 kg isi 2 ekor). harga Rp 200.000

* Pembelian benih sidat bagi pelanggan di luar pulau Jawa,Yang dalam kota belum memiliki bandara, dalam hal ini harus ditempuh dengan jalan darat menuju airport terdekat di kota pembeli

Pengiriman dan pembayaran

* Pengiriman benih sidat untuk daerah Jawa jika memungkinkan menggunakan jalan darat. Jika tidak Port to Port atau Bandara ke bandara. Artinya barang diambil di Bandara setempat .
*pengiriman benih sidat bagi pelanggan di luar pulau jawa melalui cargo pesawat artinya benih sidat di ambil di bandara/airport.
* Kemasan : Plastik dan Styrofoam.
* Harga sudah termasuk pengepakan,dokumen dari dinas karantina ikan, ongkos kirim dan biaya yang terkait dalam proses pengiriman.
* Pembayaran dilakukan tunai atau via transfer Bank. Nomor rekening akan kami informasikan kepada Anda via email – sms atau telepon.
Apabila ada yang kurang jelas dengan informasi di atas dapat menghubungi kami via telepon/sms di 081328030055.

Tentang ikan sidat/unagi

Dahulu ikan sidat atau dalam bahasa Jawa disebut pelus jarang dikonsumsi oleh masyarakat. Namun saat ini sidat mulai digemari sebagai bahan konsumsi. Ikan yang bentuknya mirip belut ini memiliki kandungan gizi sangat tinggi, kaya protein serta vitamin D, E dan juga mengandung asam amino. Negara-negara tetangga, seperti Jepang, Korea, dan Taiwan sangat menggemari jenis ikan ini. Tingginya permintaan sidat di pasar internasional menjadikan Indonesia potensial mengembangbiakkan sidat.

Badannya yang pipih memanjang sekilas mirip belut. Cuma, kalau lebih ditelisik, kepalanya ternyata berbeda. Secara fisik belut memiliki bentuk kepala lancip dan bulat, sedangkan ikan sidat ini mempunyai bentuk kepala segitiga, badan berbintik-bintik, dan ekor yang mirip ekor lele. lebih mirip ikan lele yang ber-sungut dua. Ngerinya, pada umur setahun, bentuknya tak berbeda dengan ular. Panjangnya bisa mencapai 2-3 meter. Di Indonesia ikan ini dikenal dengan berbagai nama menurut bahasa daerah. Orang Betawi menyebutnya Moa, orang Sulawesi menyebutnya Sogili, orang Sunda menyebutnya Lubang, sementara ada juga yang menyebutnya Massapi. Dalam bahasa Indonesia ikan ini disebut ikan Sidat (anguilla sp.).

Ikan sidat mempunyai banyak keunggulan. Konon, tekstur dagingnya yang lembut mampu menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit kulit. Di Jepang dan Eropa, sidat digemari karena memiliki kandungan protein, terutama vitamin A. Kandungan vitamin A sidat 45 kali lipat dari kandungan vitamin A susu sapi. Kandungan vitamin B1 sidat setara dengan 25 kali lipat kandungan vitamin B1 susu sapi. Kandungan vitamin B2 sidat sama dengan 5 kali lipat kandungan vitamin B2 susu sapi. Dibanding ikan salmon, sidat mengandung DHA (Decosahexaenoic acid, zat wajib untuk pertumbuhan anak) sebanyak 1.337 mg/100 gram sementara ikan salmon hanya 748 mg/100 gram. Sidat memiliki kandungan EPA (Eicosapentaenoic Acid) sebesar 742 mg/100 gram sementara salmon hanya 492 mg/100 gram. Masih banyak lagi kandungan zat ajaib yang terkandung dalam tubuh sidat. Tak heran, di Eropa, Amerika, Taiwan, dan Jepang, konsumsi ikan sidat cukup tinggi.

Tengoklah pasar ikan sidat sekarang. Kebutuhan dunia akan sidat saat ini sekitar 300.000 ton. Dan, khusus di Jepang, permintaannya mencapai 120.000 ton per tahun. Memang, Negeri Matahari Terbit juga membiakkan ikan jenis ini. Hanya, kini 75% di antaranya kudu diimpor lantaran benih di perairan Jepang kian menurun. Hebatnya lagi, dari 18 spesies sidat di dunia, tujuh di antaranya ada di Indonesia. Malah, diduga, nenek moyang ikan mirip belut ini berasal dari perairan Sulawesi.

Makan ikan sidat atau dikenal dengan Unagi, bukanlah makanan biasa, tetapi termasuk termahal di resetoran Jepang sehingga bila kita dijamu dengan hidangan makanan tersebut, menunjukkan kita sebagai tamu terhormat. Unagi merupakan suguhan makanan bagi pertemuan pembisnis besar dan terkenal atau tokoh tokoh penting . Karenanya yang terlibat dalam bisnis sidat disana adalah perusahaan besar multi nasional seperti Mitsui, Marubeni, Ssasakawa dan lainnya dan perusahaan ini baru mau bekerjasama bila kita mampu memasok kontrak diatas 5.000 ton pertahun .

Indonesia hingga saat ini belum mampu berbuat, walau ada 3 wilayah khusus di perairan kita sebagai tempat pengembangan telur ikan sidat yaitu Poso, Sorong Barat dan Pelabuhan Ratu.

Ikan yang menjadi santapan kalangan elite di Jepang ini kini semakin diminati pebisnis di Indonesia. Apalagi dengan terbukanya pasar ekspor sidat ke negara-negara Asia Timur (Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang). Kini, permintaan sidat sangat tinggi baik di pasar lokal maupun pasar internasional. Sayangnya permintaan yang sangat tinggi tidak diimbangi oleh ketersediaan pasokan. Beberapa supermarket besar di Jakarta masing-masing membutuhkan sidat segar 3 ton perbulan sementara yang terpenuhi baru 10 persennya, inipun pasokannya tidak kontinyu. Ini belum terhitung kebutuhan restoran dan perusahaan-perusahaan pengolah hasil perikanan.

Budidaya ikan sidat

Di wilayah DIY, ikan sidat potensial dibudidayakan karena secara geografis DIY memiliki kekayaan alam berupa laut, sungai dan gunung yang cocok untuk perkembangbiakan sidat.

Budidaya sidat kini menjadi salah satu usaha yang menjanjikan dan beromzet tinggi. Komoditas sidat hingga kini masih terbatas dikarenakan belum ada teknologi untuk pemijahan, sehingga harga di pasaran terbilang cukup tinggi. Keberadaan makhluk licin berlendir itu sangat diminati pasar dunia. Terutama konsumen oriental, seperti Jepang, Hongkong, Korea Selatan, China, dan Taiwan. Permintaan sidat di pasar internasional mencapai 300 ribu ton per tahun. Dari total kebutuhan tersebut, permintaan Jepang terhadap jenis unagi kabayaki 150 ribu ton per tahun. Bahkan, menurut Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Subiakto, permintaan di dalam negeri begitu besar yakni sebanyak 3 ton per bulan hanya untuk daerah Jakarta saja, belum daerah lainnya.

Naiknya permintaan komoditi sidat diiringi tumbuhnya restoran Jepang di Jakarta dan daerah-daerah lain. “itu pun masih kekurangan pasokan bahan baku sidat,” sambungnya. Dikatakannya, saat ini harga sidat dapat mencapai Rp300 ribu hingga Rp 600ribu/kg. Budidaya sidat memiliki nilai tambah yang tinggi.

Potensi sidat di Indonesia luar biasa besarnya, karena Indonesia merupakan negara penghasil sidat terbesar di dunia, karena hampir setiap muara di perairan indonesia terdapat sidat,Saat ini, selain Indonesia yang mengeskpor sidat, negara-negara seperti Eropa, China, Amerika turut mengekspor sidat. Sejauh ini Indonesia belum memiliki teknologi untuk pembenihan sidat, masih mengandalkan hasil tangkapan dari alam.” Bahkan di belahan dunia manapun belum ada teknologi pemijahan bagi sidat ini

Larva Sidat (elver) berhubungan dengan musim. Diperkirakan larva Ikan Sidat dimulai pada awal musim hujan, akan tetapi pada musim tersebut faktor arus sungai dan keadaan bulan sangat mempengaruhi intensitas ruayanya.

Ikan Sidat termasuk ikan karnivora. Di perairan umum Ikan Sidat memakan berbagai jenis hewan, khususnya organisme benthik seperti crustacea (udang dan kepiting), polichatea (cacing, larva chironomus dan bivalva serta gastropods). Aktivitas makan Ikan Sidat umumnya pada malam hari (nokturnal).

Ikan Sidat telah dibudidayakan secara intensif di Eropa khususnya di Norwegia, Jerman dan Belanda serta Asia, yaitu : Jepang, Taiwan dan China daratan. Di negara-negara lain seperti Australia, Indonesia dan beberapa negara Eropa dan Afrika Barat umumnya produksi Ikan Sidat masih mengandalkan dari hasil penangkapan di alam.. Ikan Sidat dapat dibudidayakan di dalam ruangan tertutup (indoor) dan di luar ruangan (outdoor). Di Indonesia dengan suhu lingkungan yang relatif konstan sepanjang tahun maka pemeliharaan Ikan Sidat dapat dilakukan di luar ruangan (out door).

justify;”> Secara praktis Ikan Sidat dapat dibudidayakan di kolam tanah berdinding bambu, kolam beton (bak beton), pen dan keramba faring apung. Apa pun jenis wadah yang digunakan dalam budidaya Ikan Sidat yang hamus diperhatikan adalah bagaimana mencegah lolosnya ikan dari media budidaya.

 

Lingkungan Perairan yang Baik untuk Budidaya Ikan Sidat

a. Suhu.

Pada pemeliharaan benih Ikan Sidat lokal, A. bicolor bicolor, suhu terbaik untuk memacu pertumbuhan adalah 29°C.

b. Salinitas.

Pada pemeliharaan Ikan Sidat lokal.,, A. bicolor bicolor (elver), salinitas yang dapat memberikan pertumbuhan yang baik adalah 6 – 7 ppt.

c. Oksigen Terlarut.

Kandungan oksigen minimal yang dapat ditolelir oleh Ikan Sidat berkisar antara 0,5 – 2,5 ppm.

d. pH.

pH optimal untuk pertumbuhan Ikan Sidat adalah 7 – 8.

e. Amonia (N H3- N) dan Nitrit (NO2-N)

Pada konsentrasi amonia 20 ppm sebagian Ikan Sidat yang dipelihara mengalami methemoglobinemie dan pada konsentrasi 30 – 40 ppm seluruh Ikan Sidat mengalami methemoglobinemie.

 

Kebutuhan Nutrien

 

Seperti halnya jenis ikan-ikan lain, Ikan Sidat membutuhkan zat gizi berupa protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral.

Kadar protein pakan optimal adalah 45% untuk ikan bestir (juvenil) dan sekitar 50% untuk ikan kecil (fingerling).

 

Budidaya Ikan Sidat Pada Jaring Apung

 

a. Jaring Apung.

Satu unit jaring apung memiliki empat kolam berukuran 7 x 7 m, dengan jaring berukuran 7 x 7 x 2,5 m dan mata jaring 2,5 inchi. Untuk menghindari lolosnya ikan, disekeliling tepian kolam bagian atas diberi penutup dari hapa dengan lebar 60 cm.

b. Benih Ikan Sidat.

Benih Ikan Sidat (Anguilla bicolor) berbobot 15 – 20 gram per ekor dengan panjang 20-30 cm.. Benih Ikan Sidat diperoleh dari tangkapan nelayan di perairan umum.

c. Padat Penebaran.

Setiap kolam ditebar 100 kg benih Ikan Sidat.

d. Pakan.

Pakan yang diberikan adalah pakan buatan berbentuk pasta dengan kandungan :

¦ Protein 47,93%

¦ Lemak 10,03%

¦ Seratkasar 8,00%

¦ BETN 8,32%

¦ Abu 25,71%

Pakan diberikan sebanyak 3% dari berat total ikan Konvensi pakan sebesar 1,96.

Dengan konvensi tersebut akan diperoleh laju perturnbuhan

rata-rata 1,46`% dengan mortalitas 9,64 %.

e. Masa Pemeliharaan dan Panen.

Pemeliharaan Ikan Sidat pada kolam keramba jaring apung selama 7 – 8 bulan, dan masa. panen secara bertahap dapat dimulai pada masa pemeliharaan 4 bulan.

Ukuran Ikan Sidat yang, dipanen dapat – mencapai ukuran. konsumsi yaitu 180 – 200 gram per ekor.

Pemeliharaan ikan Sidat pada kolam keramba jaring apung merupakan salah satu alternatif dalam rangka penganekaragaman budidaya ikan pada kolam keramba jaring apung. Namun dalam penerapannya masih perlu diperhatikan kondisi serta kualitas perairan umum yang dipergunakan

 

 Semoga bermanfaat

 

Sumber:budidaya .com, Dirjen Perikanan Budidaya dan berbagai sumber dari media dan berita