cegah rumput liar dengan budidaya ikan lele dan patin

Singaraja (BisnisBali) – Pendangkalan di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, hingga kini belum juga bisa diatasi dengan maksimal.

Air danau yang sudah lama menyusut kini ditumbuhi rumput liar, gulma, dan enceng gondok. Diperkirakan, pendangkalan ini luasnya lebih dari 50 hektar dari seluruh luas Danau Buyan.

Kendati danau terus mengalami pendangkalan, sejauh ini pemerintah terus mengupayakan untuk mencegah jangan sampai pendangkalan kian parah. Kawasan danau yang kini ditumbuhi rumput, gulma, dan enceng gondok itu mulai dibersihkan sedikit demi sedikit.

Selain itu, upaya menebar benih ikan pemakan rumput kian gencar dilakukan. Pemerintah meminta petani di Danau Buyan untuk membudidayakan ikan lele dumbo dan patin dengan pola keramba jaring apung (KJA).

Seperti dilakukan, Kamis (27/5) lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Propinsi Bali dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DPK) Kabupaten Buleleng menebar sebanyak 200 ribu ekor benih ikan.

Rinciannya benih ikan pemakan rumput ditebar sebanyak 100 ribu ekor, dan 100 ribu ekor benih ikan tawes, karper, dan nila gift. Hadir menyaksikan penebaran benih ikan itu Direktur Jenderal (Dirjen) Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Made Liter Nurdjana dan sejumlah pejabat penting lainnya.

Made Liter Nurdjana usai menebar benih ikan mengatakan, penebaran benih ikan ini merupakan upaya untuk mencegah jangan sampai pertumbuhan rumput liar, gulma, dan enceng gondok di Danau Buyan kian melebar.

Benih ikan yang ditebar ini sengaja didatangkan dari Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) di mana ikan ini akan memakan akar ataupun batang rumput liar, gulma, dan eceng gondok. Setelah empat bulan benih ikan ini pun bisa dikonsumsi, sehingga manfaat diterima oleh para petani di Buyan.

Menurut Liter Nurdjana, selain upaya menebar benih ikan, di bibir danau yang sudah mendangkal dan penuh rumput liar itu bisa dimanfaatkan sebagai kawasan budi daya ikan lele dumbo dan ikan patin.

Sebagai uji coba, tahun ini pemerintah menyerahkan dana bantuan untuk 20 nelayan di Danau Buyan sebesar Rp 6,5 juta. Bantuan ini rencananya digunakan untuk membuat kolam ikan lele dumbo dan patin dengan pola keramba jaring apung (KJA). Untuk benih kedua jenis ikan ini untuk langkah awal akan dibantu oleh pemerintah.

Liter menambahkan, untuk pakan ikan lele dumbo dan patin langkah awal bisa diberikan dengan pakan buatan (pelet-red). Untuk menghindari beban pakan yang mahal, lele dan patin ini bisa diberikan pakan rumput liar yang kini tumbuh subur di sekitar lokasi KJA.

Bahkan, pemberian pakan rumput sudah berhasil di luar daerah, sehingga ia meyakini rumput liar di Danau Buyan itu bisa diolah menjadi pakan lele dan patin.

Ia mencontohkan di Palembang dan Yogyakarta budi daya ikan lele dumbo dan patin ini pakan utamanya dari rumput. “Saya minta di KJA ini nanti ikannya diajarkan makan rumput ketika menginjak umur 21 hari. Jika sudah terbiasa, nanti rumput ini akan habis untuk pakan lele dan patin