harga ikan di waingapu sumba timur melonjak

Waingapu.Com – Angin kencang yang disertai hujan beberapa hari terakhir mengakibatkan gelombang tinggi di laut lepas perairan Kabupaten Sumba Timur, NTT . Akibatnya sebagian besar nelayan memilih untuk urung melaut. Minimnya hasil tangkapan akibat sedikitnya nelayan yang turun melaut berimbas pada harga ikan laut segar yang melonjak tinggi. Los penjual ikan di Pasar Inpres (Paris) Matawai, di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, yang biasanya ramai oleh transaksi jual beli ikan, nampak lengang. Hanya beberapa pedagang saja yang nampak menggelar jualan ikannya di atas lapak.

“Kalau sudah musim begini ikan yang masuk sedikit, jadi kadang tak ampai setengah hari kami sudah pulang,” jelas Ari, pedagang ikan yang ditemui, Rabu (16/01) siang lalu. Pasokan ikan laut yang minim, berakibat naiknya harga jual ikan. Ikan tembang yang biasanya dijual Rp.5000/30 ekor kini naik menjadi Rp.10.000/20 ekor. Sementara ikan jenis tongkol dijual Rp. 20.000/3 ekor.

“Kita tidak kasih naik bagaimana, dari nelayan harganya saja tinggi, mereka nekad cari ikan walau hujan dan angin kencang. Kalau kita jual seperti biasa, kita tidak untung,bisa-bisa kita dan keluarga yang tidak makan,” urai Rahman, pedagang ikan lainnya. Para pedagang ikan ini juga memprediksi cuaca buruk dan kondisi serupa akan bertahan hingga akhir Februari mendatang.

Sementara itu, seperti terpantau di laut Kanatang, nampak banyak perahu nelayan yang ditambatkan dengan cara berlindung di balik pepohonan bakau. Sementara nelayan lainnya mengisi waktu dengan memperbaiki pukat dan jala juga mengecat perahu. (wyn)