cara pembesaran benih bawal yang mudah

 

Tidak cukup sulit untuk budidaya benih bawal air tawar. itu semua tergantung pada niat dan ketekunan usaha kita.benih ikan bawal air tawar yang tergolong ganas dan meliputi segala sesuatu pemakan ikan (omnivora). Ikan bawal juga adalah kanibal dan termasuk ikan predator.

 

Budidaya dapat dilakukan dengan berbagi metode yang dapat dilakukan di kolam tanah, terpal, dan kandang. itu semua tergantung pada kebutuhan dan keadaan lingkungan kita. Ini adalah faktor bawal pertumbuhanya ikan kecepatan.

 

1. Persiapan kolam

 

Persiapan sama dengan persiapan kolam budidaya pada spesies ikan lainnya. Di sini kita membahas budidaya benih ikan bawal di kolam tanah. dengan ukuran kolam dapat bervariasi tergantung kebutan dan lokasi yang kita miliki. ukuran umum digunakan 5 M x 10 M 2 M tapi kedalaman kolam yang lokasinya tidak cukup Anda juga dapat menggunakan metode budidaya di kolam terpal.

 

Setelah kolam selesai di dipersiapkan kolam sebelumnya harus dikeringkan sampai retak-retak tanah dasarnya dengan tujuan unutuk membunuh bakteri dan mikro organisme yang dapat menyebabkan penyakit jahat pada benih ikan ketika budidaya sedang berlangsung.

 

Lalu taburi kompos di bagian bawah kolam sampai merata dengan ketebalan sekitar 30 cm. dan diamkan selama 3 hari. berikutnya.

 

2. Pemupukan

 

Pemupukan kolam harus dilakukan dengan tujuan untuk mengatur pH tanah menyetabilkan kadar asam dan juga untuk makanan alami yang akan hidup di air kolam. seperti plankton dan kutu air yang akan menjadi pakan alami ikan pada hari pertama benih di tebarkan. pupuk yang digunakan adalah pupuk kapur (dolomid). dan urea. tebarkan pupuk untuk dicampur di permukaan kolam dengan dosis yang cukup di setiap sudut terpenting, serta pH yang berbeda dan keasaman tanah.

 

3. Mengisi Air

 

Pengisian air dilakukan hingga ketinggian air 50-70 cm karena untuk mempertahankan tingkat pH dan asam tetap stabil. dan ketika ada penurunan air bisa diisi lagi segera. setelah kolam diisi dengan air biarkam sekitar 15 hari yang bertujuan untuk menghidupkan kembali fitoplankton dan kutu air yang akan menjadi makanan ikan alami. 

 

4. Penebaran Benih ikan bawal

 

Penebaran benih bawal baik dilakukan di pagi hari dan malam hari. benih bawal tidak langsung di tebar  ke dalam kolam karena dapat menyebabkan stres karena ikan masih rentan terhadap lingkungan/habitat baru. untuk itu kita menggunakan alternatif lain untuk mempersiapkan bak / ember ambil air kolam yang akan digunakan untuk budidaya ikan kemudian diamkan selama 30 menit agar ikan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan air kolam.

 

5. Pakan

 

Pakan ikan dapat diberikan pakan pelet ikan 781-2 SP yang ukurannya sesuai dengan usia ikan budidaya ikan dan ikan dengan gizi yang baik. menggunakan pakan yang memiliki kandungan protein 30% karbohidrat 30% dan lemak 20% tingkat pemicu pertumbuhan ikan akan cepat laju pertumbuhanya. dan pemberian pakan dilakukan pada pagi, siang, sore dan malam. dan makan di malam hari lebih banyak di banding ke laninya karena selama periode waktu malam lebih panjag untuk sampai pada pemberian makan berikutnya.

 

6. Perawatan

 

Pengobatan dilakukan setiap hari kami memberikan setiap kita memberi pakan harus mengamati perilaku ikan di kendala budidaya yang ditemukan dan apa,bagai mana cara penangananya. dan memberikan vitamin untuk ikan sekali setiap 1 minggu selama budidaya berlangsung.

Demikian salah satu cara budidaya benih bawal dari sekian banyak cara cara pembesaran benih bawal air tawar

Semoga bermanfaat

berbagai cara pembesaran benih nila

 

Benih ikan nila dapat di budidayakan di berbagai tempat,berikut kolam kolam benih nila yang sering kita jumpai di masyarakat:

  • Kolam air tenang (KAT)
  • Kolam air deras (KAD)
  • Karamba jaring apung (KJA) di waduk/danau
  • Karamba di sungai/saluran irigasi

 

PEMBESARAN DI KOLAM AIR TENANG (KAT)

 

1. Konstruksi Kolam

Bentuk petakan tidak perlu segi empat

Luas petakan kolam (500-1000) M2 Pematang kolam kokoh, kedap air dengan Iebar 50 cm

Saluran pemasukan dan pengeluaran terletak pada sisi yang berseberangan

Saringan terbuat dari kawat, bambu atau jaring/hapa yang diletakkan pada saluran pemasukan dan pengeluaran

Kedalam kolam berkisar antara (0,5-1,5) m

Parit keliling atau diagonal dengan kedalaman antara (20-50) cm dengan Iebar berkisar antara (50-200) cm

2. Persiapan Pemeliharaan

Penjemuran kolam sampai tanah dasar menjadi retak-retak selama 4-7 hari

Pemberian kapur tohor dengan dosis 25-50 g/M2

Pemupukan dasar berupa pupuk organik dengan dosis 250-500 g/m2 dan pupuk anorganik seperti urea 15 g/ M2, TSP 10 g/ M2, dan NH4NO315 g/M2, untuk menumbuhkan plankton. Pupuk yang digunakan ditebarkan secara merata di dasar kolam.

3. Padat Penebaran Benih

 

    5-10 ekor/  M2 ukuran 8-12 cm atau bobot  ±15-20 g/ekor

 

4. Pemberian Pakan

Selain pakan alami yang tersedia di kolam, diberikan juga pakan tambahan (pellet) dengan kadnugan protein minimal 28%

Frekuensi pemberian pakan 2-3 kali sehari yaitu pagi, siang, dan sore hari

Jumlah pakan yang diberikan sebanyak 3-5% dari bobot biomassa ikan perhari tergantung dari umur dan bobot ikan

5. Pengelolaan Air

 

    Sumber air dapat berasal dari sungai, mata air, sumur atau air hujan

    Kondisi air yang ideal memiliki temperatur 28-30°C, pH (7-8,5), debit air ±5 Udetik/1.000 M2

 

6. Produktivitas

 

    Ukuran panen sebesar 200-300 glekor dengan lama pemeliharaan 3-6 bulan

     Produksi yang dihasilkan 1-2 Kg/M2/MT

 

 PEMBESARAN DI KOLAM AIR DERAS (KAD)

 

1. Konstruksi Kolam

Bentuk kolam segi empat atau oval

Volume kolam 1 30 m3

Kolam terbuat dari pasangan bata/batu (beton)

Kedalaman air berkisar antara 1-1,5 m

Saluran air pemasukan dan pengeluaran terletak pada sisi yang bersebrangan

Kemiringan dasar kolam sekitar 1%

Saringan pada saluran pemasukan dan pengeluaran terbuat dari kawat atau besii tahan karat

2. Padat Tebar Benih

 

    75-100 ekor/M3 dengan ukuran 20-30 g/ekor

 

3. Pemberian pakan

 

    Jumlah pakan yang diberikan 3-5%/bobot biomas perhari

    Frekuensi pemberian pakan 3 kali perhari yaitu pagi, siang dan sore hari

 

4. Produktivitas

 

    Bobot ikan hasil panen 600-800 g l ekor dengan lama pemeliharaan 5-6 bulan

    Produksi yang dihasilkan 30-50 Kg/M3/MT

    Volume kolam ± 30 M3

 

DI KERAMBA JARING APUNG (KJA)

 

1. Wadah Budidaya

 

Kerangka

 

    Bahan                : kayu tahan air, bambu atau besi yang di cat anti karat

    Ukuran              : 7 x7 M2

    Bentuk              : persegi

 

Pelampung

 

    Bahan                : styrofoam, drum

    Bentuk               : silindris

    Volume              : 200 L (0,2 M3)

    Jumlah               : minimal 8 buah per jaring

 

Tali jangkar

 

    Bahan                : polyetylena (PE)

    Panjang             : 1,5 kali kedalaman perairan

    Jumlah               : 5 utas perjaring

    Diameter            : 0,75 inchi

 

Jangkar

 

    Bahan                : besi, blok beton, batu

    Bentuk               : segi empat

    Berat                  : minimal 40 Kg/buah

    Jumlah               : 5 buah/jarring 6

 

Jaring

 

    Bahan                      : polyetylene (PE 210 D/12)

    Ukuran mata jaring : 1 inchi

    Warna                      : hijau

    Ukuran jaring          : (7 x 7 x 2,5) M3

 

2. Padat Penebaran Benih

 

    50-70 ekor/ M3 dengan ukuran 30-50 g/ekor

 

3.  Pemberian Pakan

Selain pakan yang tersedia diperairan umum (waduk/danau), harus diberi pakan tambahan buatan dengan kandungan protein minimal 28%

Frekuensi pemberian pakan minimal 2-3 kali/hari yaitu pagi, siang dan sore

Jumlah pakan yang diberikan 3-5% perhari/bobot biomas

4. Produktivitas

 

Bobot ikan yang dihasilkan 250-300 glekor dengan lama pemeliharaan 3-4 bulan (10-15 Kg/m3/MT) atau 2 500 glekor dengan lama pemeliharaan 6 bulan (20-30 Kglm3/MT)

 

D. PEMBESARAN DI KARAMBA

 

1. Wadah Budidaya

Bahan dasar kayu atau bambu

Ukuran karamba dapat bervariasi tergantung pada luas dan kedalaman perairan. Untuk saluran irigasi atau sungai kecll umumnya berukuran (2 x 1 x 1) m3, sedangkan untuk sungai sungai berukuran besar atau danau berukuran (4 x 2 x 2) m3‘

Pemasangan karamba untuk perairan sungai atau saluran irigasi yang ukurannya kecll dan dangkal dapat diletakkan tenggelam di dasar perairan.

Pemasangan karamba untuk perairan sungai yang cukup lebar dan dalam atau perairan danau/waduk dengan kedalaman lebih dari 2 m, maka petakan karamba memerlukan pelampung agar posisi karamba terapung

Pelampung yang digunakan antara lain drum atau styrofoam. 

2. Persiapan Pemeliharaan

Pembuatan karamba dari bambu atau kayu

Untuk karamba yang diletakkan setengah terapung di permukaan air harus dilengkapi dengan pelampung

Agar karamba tidak hanyut terbawa arus maka diikat dengan tali yang diikatkan pada pasak di tepi sungai atau memakai jangkar. Untuk karamba yang diletakkan di dasar aungai atau saluran, diikatkan pada (minimal) 4 buah kayu/bambu yang di dekat petakan

Pada sisi bagian atas karamba dibuat pintu berukuran (50×50) cmz dan diberi kunci (gembok) yang berfungsi untuk memasukkan benih/pemberian pakan dan panen

3. Padat penebaran Benih

 

    30-40 ekor/M3ukuran 75-100 nrnm/nkn

 

4. Pemberian Pakan

Pakan yang diberikan berupa pellet dengan kandungan protein minimal 28%

Jumlah pakan yang diberikan sebanyak 3-5%/bobot biomass/hari.

Frekuensi pemberian pakan sebanyak 3 kali sehari, yaitu pagi, siang dan sore.

5. Produktivitas

 

    Ukuran panen : 250-300 g/ekor dengan lama pemeliharaan 3-4 bulan

    Produksi, 6-8 kg/M3.

 

semoga bermanfaat

macam penyakit pada ikan tawar dan pencegahannya

 

penyakit -penyakit benih ikan tawar lele gurami bawal ikan mas nila dan patin sering di jumpai dalam berbudidaya benih ikan,semoga artikel di baewh ini dapat membatu mengatasinya,kenali tanda tandanya dan cara pencegahannya

Macam-macam Penyebab Penyakit pada Budidaya ikan

Dalam budidaya ikan kita pasti banyak menemui hambatan penyakit yang menyerang ikan budidaya yang tentunya berbagai macam penyebabnya haltersebut perlu di perhatikan dan di amati darimana penyebab penyakit itu terjadi dan menyebar serta cara penangan yang tepat seperti apa. Berikut adalah macam-macam penyebab terjadinya penyakit ikan budidaya :

 

A. Penyakit yang Diakibatkan oleh Bakteri

 

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri di sebut bakterial. penyakit ini secara umum di tandai dengan adanya luka berwarna kemerah-merahan atau bercak-bercak merah pada bagian tubuh luar ikan seperti bisul berisi cairan sirip mengalami pembusukan sehingga rusak, insang pucat dan rusak, perut mengalami pembengkakan dan kadang-kadang ekor ikan putus.

 

Jenis bakteri yang menyerang ikan air tawar, terutama leledan baug adalah bakteri Aeromonas Hydrophyla. bakteri ini dapat menyebabkan penyakit apabila lingkungan ataupun kondisi ikan itu sendiri menjadi buruk. Pencegahan penyakit bakterial dapat di lakukan dengan di gunakan obat-obatan seperti Malacheet Green (MG) berupa serbuk hijau yang bisa di beli di apotik atau di toko-toko obat. dosis yang di gunakan adalah 1 – 15 mg/liter. ikan yang sakit di rendam dalam larutan malacheet green (MG) selama kira-kira kurang lebih 10 – 15 menit. pengobatan di lakukan selama 3 kali berturut dengan jarak waktu 2 – 3 hari.

 

B. Penyebab Penyakit yang Diakibatkan oleh Jamur

 

Tanda-tanda ikan yang terserang jamur adalah pada kulit ikan di tumbuhi benag-benang halus seperti kapas berwarna putih atau putih kecoklat-coklatan.  jenis jamur yang sering menyerang ikan air tawar (seperti catfish) adalah jamur Aphanomyces (menyerang bagian dalam tubuh) dan saprolegmia (menyerang bagian luar tubuh). pencegahan dan pengobatan penyakit ini adalah dapat di lakukan dengan menjaga kebersihan kolam atau keramba dan menghindari perlakuan yang dapat menimbulkan luka pada ikan. ikan yang terserang penyakit jamur di celupkan kedalam larutan malacheet green dosis 60 g/M3 selama 15 menit, atau dengan dosis 2 – 3 gram / m3 selama 1 jam atau di celupkan dalam larutan formalin (kadar 10 %) dengan dosis 1,5 – 2 cc/liter air selama 15 menit.

 

C. Penyakkit yang Disebabkan oleh Protozoa

 

Penyakit yang paling sering di jumpai pada larva ikan adalah penyakit bintik putih (white spot). penyakit ini di sebabkan oleh parasit protozoa dari jenis Ichthyopthirius multifilis sehingga sering juga di sebut penyakit "Ich". Ichthyopthirius multifilis ini sering merusak sel-sel lendir ikan dan dapat menyebabkan pendarahan yang sering terlihat pada sirip dan insang ikan.

 

Pencegahan penyakit Ichthyopthirius multifilis dapat di lakukan dengan menciptakan suasana kesegaran dan kesehatan bagi ikan dengan mengusahakan kualitas air tetap dalam kondisi optimal yang di sertai pemberian pakan yang baik. pengobatan atau pemberantasan penyakit dapat di lakukan sebagai berikut :

Ikan yang sakit direndam dalam larutan garam dapur (NaCI) dosis 10 – 15 g/liter air selama 20 menit atau 25 g/liter selama 10 – 15 menit.

Ikan yang sakit di rendam dalam larutan malacheet green (MG) dengan dosis 0,005 mg/liter selama 3 – 4 hari atau 0,15 mg/liter.

Suhu air di tingkatkan menjadi 30 0C dan setiap hari air di ganti 50 %.

Ikan yang sakit di rendam dalam Acriflavine (hydrochlorida) dosis 10 mg/liter.

D. Penyakit yang Disebabkan oleh Learnea

 

Parasit Learnea merupakan parasit yang menempel pada bagian luar tubuh ikan. Parasit ini dapat menyebabkan terjadinya luka-luka sehingga menjadi jalan masuk bagi bakteri jamur, dan virus. Timbulnya learnea ini disebabkan oleh banyaknya bahan organik berupa sampah, sisa pemupukan dan sisa-sisa makanan, pengairan kolam yang tidak mengalir, suhu yang relatif tinggi, atau padat penebaran yang tinggi.

 

Gejala-gejala pada ikan yang terserang penyakit Learnea adalah pada bagian badan, sirip dan mata di temukan parasit yang menempel. Ikan yang terserang penyakit ini juga sering mengalami luka-luka atau radang pada tempat melekatnya parasit. Pencegahan Penyakit Learnea dapat dilakukan dengan menyaring air terlebih dahulu sebelum di masukan ke kolam. Ikan yang sakit di rendam dalam alrutan PK (Kalium Permanganat = KmnO2) dosis 20 – 25 mg/liter selama 2 – 3 jam. Pengendalian penyakit dapat juga dilakukan dengan merendam ikan dalam larutan formalin 10 % dengan dosis 250ml/M3air selama 10 – 15 menit dan di ulangi 2 – 3 kali dalam selang waktu 2 – 3 hari. pencegahan penyakpit ini juga di lakukan dengan merendam ikan  yang terserang dengan menggukanan Dipterex Bromex dosis 0,25 mg/liter.

 

E. Penyakit yang Disebabkan oleh Kutu Ikan (Argulus)

 

Kutu ikan (Argulus) hidup dengan cara mengisap darah ikan. Kutu ikan ini dapat hidup berpindah-pindah dari satu ekor ikan ke ikan yang lain tanda-tanda ikan yang terserang kutu ikan adalah ikan menjadi kurus, bahkan ikan yang terserang sering mati karena disengat dan di hisap darahnya. gerakan ikan menjdi lamban dan pada badan (tubuh) kadang-kadang terdapat bintik merah.

 

Pencegahan kutu ikan dapat dilakukan dengan pengeringan kolam secara berkala sambil mengolah tanah, memupuk, mengapur memusnahkan telur-telur Argulus serta pergantian air kolam sesering mungkin pembrantasan atau pengobatan terhadap ikan yang terserang penyakit ini dapat di tempuh dengan merendam ikan dalam alrutan garam (NaCL) 20 g/liter selama 5 menit atau dapat juga merendam ikan yang sakit dalam Insektisida Malathin dan Dipterex dengan dosis 0,25 mg/liter.

demikian salahsatu cara mengobati benih ikan yang terserang penyakit.

semoga bermanfaat

cara mudah merawat benih ikan koi

 

Memelihara ikan koi sesungguhnya tidak memerlukan biaya yang besar, harga ikan koi pun bervariasi mulai dari Rp. 10.000 sampai dengan ratusan ribu bahkan jutaan rupiah, tergantung keindahan dari warna ikan tersebut. Hanya saja untuk memelihara ikan koi tersebut diperlukan kolam yang cukup, untuk bisa ikan koi tersebut bergerak dan berkembang dengan leluasa. Keindahan ikan koi ini pun, yang menyebabkan banyak kolektor ikan koi yang tidak segan-segan mengeluarkan anggaran hingga jutaan rupiah untuk membuat kolam yang indah dan enak untuk dilihat serta mempunyai sirkulasi air dan udara yang baik.

1.Kolam

 

Persiapan Kolam di lakukan sesuai dengan selera masing-masing pemelihara karena kolam merupakan tempat / habitat ikan yang akan di pelihara. dan kita buat senyaman mungkin untuk ikan tersebut.

 

2. Bibit Ikan

 

Benih dapat di tebarkan dengan ukuran 5-7 inci. budidaya dalam kolam ini umumnya ukuran yang di pakai untuk budidaya ikan koi di anjurkan tidak terlalu luas karena ikan ini dominan dengan volume air yang nantinya akan mempengaruhi keindahan warna ikan tersebut cukup kita gunakan kolam ikan dengan ukura 2 M x 3 M.dengan  kepadatan tebar benih adalah 10 ekor / 1 M2

 

3. Pakan

 

Ada berbagai macam makanan koi, termasuk pelet, serta makanan hidup seperti udang sungai dan cacing . Beberapa makanan yang dirancang untuk musim panas , sementara yang lain untuk musim dingin , ketika metabolisme Koi melambat dan mereka mencerna protein kurang .

 

Cobalah untuk memberikan Koi Anda makanan yang bervariasi dari berbagai jenis makanan , dan ingat bahwa makanan yang lebih mahal adalah kualitas umumnya lebih baik dan memberikan ikan warna-warna cerah . Jumlah yang benar untuk memberi makan mereka setiap hari kira-kira sebanyak yang mereka bisa makan dalam lima menit . Jika ada makanan yang tersisa setelah lima menit , memberi mereka sedikit waktu berikutnya .

 

4. Kualitas air

 

Banyak aturan untuk menjaga kualitas air di kolam Koi adalah sama seperti untuk tangki ikan dalam ruangan . Uji tingkat kimia di kolam secara teratur , Anda juga dapat melakukan ini sendiri dengan kit pengujian , yang akan berisi petunjuk lengkap , atau mengambil sampel air ke toko akuarium lokal Anda untuk pengujian . Ketika menambahkan air ke kolam Anda , misalnya jika air telah menguap , selalu menambahkan dechlorinator ke air .

 

Juga menambahkan bakteri hidup , yang bisa dibeli di botol, untuk membantu menjaga ekosistem kolam. Ini bukan biasanya ide yang baik untuk menggantikan lebih dari 30 % dari air kolam itu pada satu waktu

 

5. Filtrasi

 

Kolam Anda harus memiliki sistem filtrasi untuk membersihkan air . Ini terdiri dari lapisan busa dan flocore di mana air akan dipompa . Busa perlu dibersihkan secara teratur , tetapi penting bahwa Anda tidak pernah mencucinya dalam air keran , karena hal ini membunuh bakteri yang penting bagi kesehatan ikan .

 

Sebaliknya , meraup sebagian air kolam Anda dalam ember , bilas busa dalam air itu, dan kemudian buang airnya . Setelah Anda membersihkan filter , tambahkan beberapa bakteri yang lebih hidup untuk kolam Anda

demikian salahsatu cara merawat benih koi dari sekian banyak cara cara merawat ikan koi.

semoga bermanfaat

manfaat ikan gabus bagi kesehatan

 

Ikan ini merupakan ikan yang lumayan susah di cari di pasar. ikan air tawar jenis ini merupakan ikan predator di daerah teritorialnya dan ikan ini mempunyai tekstur daging yang lembut dan keset banyak manfaat dan khasiat dari ikan gabus.

Ikan gabus banyak ditemukan di danau, rawa rawa, sungai maupun sawah. Pada saat musim hujan, dan banjir kadang ikan gabus ini seringkali terdampar di parit2 kecil di sekitar rumah. dan tak jarang juga ikan gabus ini memasuki sawah dan menjadi hama bagi petani karena ikan gabus ini memangsa ikan ikan kecil yang sengaja di pelihara oleh petani disawahnya.

Kandungan Gizi Ikan Gabus

Ikan gabus sangat kaya albumin, jenis protein yang mempercepat penyembuhan pascaoperasi dan melahirkan. Zat ini juga membantu pertumbuhan anak dan menambah berat badan orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Keluar dari rumah sakit pascaoperasi, seperti sehabis persalinan, merupakan fase yang cukup kritis karena pasien harus berjuang untuk kesembuhannya. Kita sering mendengar larangan mengonsumsi makanan tertentu. Informasi itu kadang masuk akal, tetapi sering membuat bingung karena bertolak belakang satu sama lain.

Secara umum sebenarnya tidak ada pantangan makan bagi pasien pascaoperasi, kecuali bila menderita alergi atau mendapat pesan khusus dari dokter. Sehabis menjalani operasi usus misalnya, tentu kita tidak boleh mengonsumsi makanan yang sulit dicerna.

Sebaliknya, pascaoperasi persalinan, makan banyak merupakan solusi untuk mempercepat proses penyembuhan, terutama makanan kaya protein, vitamin, dan mineral. Zat gizi sangat diperlukan untuk membantu tubuh melakukan proses penyembuhan pascaoperasi, yaitu memperbaiki sel dan jaringan.                                          

Zat gizi berkualitas juga diperlukan untuk memperkuat imunitas (sistem kekebalan) tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

Selain memiliki banyak protein, daging ikan gabus memiliki banyak kandungan gizi lainnya Di antaranya, zinc (seng), asam amino, lemak dan trace element lain yang diperlukan tubuh.

Manfaat Ikan Gabus untuk Kesehatan

Manfaat Ikan Gabus

Berikut adalah beberapa manfaat dari ikan gabus :

  •  Membantu proses penyembuhan penyakit seperti: Hepatitis, TBC/Infeksi Paru, Nephrotic.
  • Syndrome,Tonsilitis, Thypus, Diabetes, Patah Tulang, Gastritis, ITP, HIV, Sepsis, Stroke, Thalasemia Minor.
  • Meningkatkan kadar Albumin dan Daya Tahan Tubuh.
  • Membantu Menghilangkan (pembengkakan).
  • Memperbaiki Gizi Buruk pada Bayi, Anak dan Ibu Hamil.
  • Membantu penyembuhan Autis.
  • Mempercepat proses penyembuhan Pasca Operasi.
  • Mempercepat penyembuhan Luka luar dalam.
  • Sebagai larutan pengganti pada keadaan defisiensi albumin consolidating

Sebetulnya ikan gabus memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Ikan-ikan gabus liar yang ditangkap dari sungai, danau dan rawa-rawa di Sumatra dan Kalimantan kerap kali diasinkan sebelum diperdagangkan antar pulau.

 

Gabus asin merupakan salah satu ikan kering yang cukup mahal harganya. Selain itu ikan gabus segar, kebanyakan dijual dalam keadaan hidup, merupakan sumber protein yang cukup penting bagi masyarakat desa, khususnya yang berdekatan dengan wilayah berawa atau sungai.

Ikan gabus juga merupakan ikan pancingan yang menyenangkan. Dengan umpan hidup berupa serangga atau anak kodok, gabus relatif mudah dipancing. Namun giginya yang tajam dan sambaran serta tarikannya yang kuat, dapat dengan mudah memutuskan tali pancing.

Untuk masyarakat desa yang khususnya petani, ikan gabus sangat membantu memusnahkan hama, misalnya: sawah yang banyak di huni oleh hama keong, sering kali berujung dengan gagal panen, akibat dari ulah keong yang sering memakan padi, terutama di usia muda.

Namun beberapa petani menemukan cara yang cukup mudah dan sangat membantu, yaitu, dengan mengembang biakan ikan gabus di sawah-sawah yang sedang di garapnya, dengan demikian keong-keong yang banyak merugikan petani sedikit demi sedikit akan berkurang,

Akan tetapi ikan ini juga dapat sangat merugikan, yakni apabila masuk ke kolam-kolam pemeliharaan ikan (Meskipun beberapa kerabat gabus di Asia juga sengaja dikembangbiakkan sebagai ikan peliharaan).

Gabus sangat rakus memangsa ikan kecil-kecil, sehingga bisa menghabiskan ikan-ikan yang dipelihara di kolam, utamanya bila ikan peliharaan itu masih berukuran kecil. Ikan gabus juga menjadi spesies penganggu no.1 di Sulawesi dan Irian Jaya karena mereka telah memusnahkan speesies ikan asli.

sumber.seputarikan.com